Berita OKI
Demi Terciptanya Kondusifitas, Warga Sungai Ceper Akan Diberikan Pelatihan Pembuatan Alat Pertanian
Kapolda Sumsel melakukan pembinaan bagi para pengrajin senjata api rakitan (senpira) di Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, OKI.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M berinisiatif melakukan pembinaan bagi para pengrajin senjata api rakitan (senpira) di Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Relokasi ini bertujuan untuk meminimalisir peredaran Senpira di wilayah hukum Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya di depan masyarakat Desa Sungai Ceper, ia menyampaikan image negatif yang selama ini disematkan sebagai Desa produksi Senpira harus diubah dengan dilakukan tindakan yang positif.
"Di Sungai Ceper memang dikenal sebagai tempat pembuat senjata api rakitan. Ini perlu dihentikan dan harus segera dilakukan relokasi serta pembinaan bagi masyarakat guna meningkatkan taraf ekonomi masyarakat itu sendiri," jelasnya saat melakukan kunjungan, Kamis (22/4/2021) siang.
Lebih lanjut disampaikan, dalam waktu dekat kepolisian akan bekerjasama dengan pemerintah daerah kabupaten OKI untuk membuat program pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK).
"Keahlian warga yang luar biasa ini akan kita alihkan dengan keterampilan lain. Semisal dengan pelatihan cara pembuatan alat pertanian seperti parang maupun cangkul dan mengajari pembuatan baling-baling perahu (Speed Boat),"
"Intinya mereka ini akan kami didik agar kegiatan pembuatan senpi ilegal menjadi hal yang legal dengan tetap memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat," jelas Kapolda.
Diharapkan dengan adanya solusi seperti ini, kegiatan pembuatan Senpira yang selama ini dijalankan masyarakat dapat segera ditinggalkan.
Karena selain dilakukan pembinaan, produk yang dihasilkan masyarakat tersebut nantinya akan langsung ditampung oleh pihak perusahaan PT. Sinar Mas.
"Iya kita juga mendapat support dari perusahaan. Dimana seluruh produk alat pertanian yang dihasilkan warga Sungai Ceper nantinya akan langsung dibeli perusahaan," katanya.
Di kesempatan itu juga, secara mandiri masyakarat menyerahkan sebanyak 19 pucuk senjata laras pendek dan 1 pucuk Senpira laras panjang.
"Dengan diserahkan Senpira ini semoga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam rangka turut serta menjaga situasi yang kondusif dan mencegah terjadinya gangguan kriminalitas dan aksi kejahatan yang terjadi di masyarakat," tegas Kapolda.
Demi terciptanya kondisi yang aman dan sejahtera bagi warga Desa Sungai Ceper. Wakil Bupati OKI, HM Djakfar Shodiq akan turun tangan terkait pembinaan terhadap orang-orang yang memiliki keahlian.
"Tentu tujuannya, agar kebiasaan membuat senjata api agar tidak lagi disalahgunakan dan dapat segera beralih. Saya sudah mengintruksikan BLK supaya memberikan pelatihan langsung ke warga disini,"
"Nantinya proses pelatihan akan dilakukan selama beberapa Minggu hingga produk-produk yang dihasilkan sudah layak jual," tutur Wabup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/wakil-bupati-oki-hm-djakfar-bersama-kapolda-sumsel-beri-bantuan-di-desa-sungai-ceper-oki.jpg)