Breaking News:

Berita OKU Timur

Baznas OKU Timur Target Kumpulkan Zakat Rp 150 Juta Selama Ramadan, Siapkan Berbagai Paket Bantuan.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) OKU Timur targetkan pengumpulan zakat Rp 150 juta di bulan Ramadhan 1442 H.

TRIBUN SUMSEL/EDO PRAMADI
Ketua Baznas OKU Timur H Imam Muarif SAg saat ditemui di kantor Baznas OKU Timur. Selasa (20/4/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) OKU Timur targetkan pengumpulan zakat Rp 150 juta di bulan Ramadhan 1442 H.

Hal itu dikatakan Ketua Baznas OKU Timur H Imam Muarif SAg saat ditemui tribunsumsel di ruang kerjanya. Selasa (20/4/2021).

Ketua Baznas merupakan tersebut merupakan pengurus baru yang dilantik oleh Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah pada Senin 20 April 2021 kemarin di Aula Bina Praja I OKU Timur.

Imam menjelaskan, pengumpulan zakat mengutip dari hasil sertijab sekitar Rp 1.5 M pertahunya di Kabupaten OKU Timur.

"Sekitar Rp 1.5 miliar dalam satu tahun, berarti kalau dibuat rata - rata Rp 100 juta sampai Rp 110 juta per bulan, dari laporan kemarin yang saya terima. Tapi kalau untuk target di bulan Ramadhan tahun ini kisaran Rp 150 juta, karena bulan ramadhan banyak infaq yang masuk," jelas dia.

Dikatakan dia, mengenai dana yang masuk tersebut ada orang yang memberikan secara langsung datang ke kantor Baznas dan ada juga yang dijemput.

"Kita jemput dari kotak - kotak amal di super market dan minimarket. Sejauh ramadhan ini, saya belum ngecek berapa dana yang sudah masuk karena memang saya baru di lantik, saya mau rapat dulu," jelas Ketua Baznas OKU Timur ini.

Baca juga: Jadwal Operasional Kantor Pos, Pegadaian hingga Maskapai Selama Ramadan 1442 H

Mengenai penyaluran zakat, biasanya sesuai dengan pengajuan permohonan, akan didata terlebih dahulu baru kemudian disalurkan.

"Untuk paket ramadhan, kemarin sudah pernah ada diberikan langsung oleh Bupati OKU Timur berupa sembako, saat itu untuk petugas kebersihan karena memang mereka melakukan pengajuan," jelasnya.

Selain mencari dengan melakukan survey, pihak Baznas lebih dulu mengecek pengajuan.

"Pengajuan dari kelompok - kelompok tertentu, untuk fakir miskin biasanya dari Kepala Desa yang mengkoordinir," terangnya.

Mengenai uang yang sudah masuk itu sudah di petakan untuk pemanfaatanya. Ada paket OKU Timur cerdas berupa bantuan beasiswa, OKU Timur sehat gizi berupa bantuan sembako.

"Ada OKU Timur tanggap darurat untuk orang sakit yang tidak punya BPJS , OKU Timur taqwa untuk membantu para mualaf. Bantuan bukan hanya bersifat konsumtif langsung, tapi juga ditekankan untuk usaha," ujar Imam.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Edo Pramadi
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved