Berita Pagaralam

Ratusan Bal Petasan Berhasil Disita Polres Pagaralam, Pedagang Didata

Polres pagaralam melakukan operasi Cipta Kondisi dengan melakukan razia petasan di sejumlah tempat di Kota Pagaralam.

SRIPOKU/WAWAN
Anggota Polsek Pagaralam Selatan saat memeriksa pedagang kembang api untuk merazia petasan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM -Polsek Pagaralam Selatan yang dikomandoi Kapolsek Pagar Alam Selatan Ipda Akhirudin SH menggelar Razia terhadap penjualan Petasan diwilayah hukumnya.

Berkolaborasi dengan Polsek Pagaralam Utara yang juga dipimpin langsung Oleh Kapolseknya Iptu Hamdani SH, ditambah personel dari Polsek Pau dan Pas.

Razia dilakukan disejumpat pusat keramaian dan tim menyisir pedagang petasan yang berada di sepanjang jalan Serma Wanar, Lettu Hamid dan Pasar Terminal Nendagung.

Baca juga: Hujan Es Sebesar Kelereng Terjadi di Pagaralam, Petani Khawatir Merusak Tanaman Kopi dan Sayuran

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara melalui Kapolsek PAS Ipda Akhirudin mengatakan, kegiatan razia petasan tersebut merupakan Cipta Kondisi selama bulan ramadhan.

"Kegiatan ini untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada seluruh masyarakat Kota Pagar Alam terutama umat muslim yang sedang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan," katanya.

Dari hasil razia yang dilakikan anggota berhasil mengamankan 39 Kembang Api 0,8 , 11 pakk Kembang Api Kecil, 310 ball Petasan Cabe, 33 pakk Petasan Teratai Tor, 2 kotak Petasan Happy Flower, 8 pak Petasan Tikus dan 1 pak Petasan Rocket.

"Selain mengamankan barang bukti di Mapolsek Pagaralam Selatan, kita juga mendata para pedagang petasan selanjutnya diperingatkan untuk tidak menjual kembali petasan atau kembang api yang menimbulkan suara ledakan," ujarnya.

Baca juga: Di Tengah Kota, Begini Kondisi Kantor Lurah Sukorejo Pagaralam, Atap Nyaris Ambruk Tak Ada Toilet

Razia ini akan rutin digelar untuk memastikan jika pedagang tidak kembali menjual petasan.

"Kami juga berharap para pengurus masjid untuk dapat mengumumkan kepada masyarakatnya untuk tidak mengizinkan anak-anak bermain petasan karena selain menganggu juga membahayakan anak kita sendiri," imbaunya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved