Breaking News:

Berita Pagaralam

Melihat Penanganan Covid- 19 di Pagaralam, Sudah Tiga Minggu Nihil Kasus Baru

Hampir tiga pekan sejak 26 Maret 2021 sampai saat ini Kota Pagaralam nihil kasus Covid-19. Apa yang dilakukan oleh pihak terkait kawasan wisata itu.

SRIPOKU/WAWAN
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Hampir tiga pekan sejak 26 Maret 2021 sampai saat ini Kota Pagaralam nihil tambahan kasus terkonfirmasi positif terpapar Virus Corona (Covid-19).

Bahkan sejak tanggal 13 April 2021 kemarin tercatat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Kondisi ini menjadi tantangan baru bagi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pagaralam.

Pasalnya harus semakin gencar melakukan sosialisasi penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) dan 3 M.

Baca juga: Ratusan Bal Petasan Berhasil Disita Polres Pagaralam, Pedagang Didata

Pasalnya dengan penerapan Prokes ketat yang dilakukan semua lapisan masyarakat Pagaralam membuat Pagaralam saat ini nihil kasus positif dan nihil tambahan kasus baru.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian mengatakan, bahwa sejak tanggal 26 Maret 2021 Pagaralam tidak ada tambahan kasus positif Covid-19.

"Hampir tiga pekan ini Pagaralam nihil tambahan kasus positif dan sejak tanggal 13 April kemarin semua kasus di Pagaralam sembuh dan nihil data terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya.

Sampai saat ini belum terpantau ada masyarakat  terkonfirmasi positif Covid-19 baik yang berdomisi di Pagaralam maupun warga Pagaralam yang ada diluar Pagaralam.

"Kuncinya semakin meningkatkannya kesadaran masyarakat tentang pemberlakuan protokol kesehatan. Bahkan petugas dari berbagai instansi bahu membahu memutuskan mata rantai Covid-19," katanya.

Baca juga: Hujan Es Sebesar Kelereng Terjadi di Pagaralam, Petani Khawatir Merusak Tanaman Kopi dan Sayuran

Selain itu peran penting dari kalangan media yang terus memberitakan sehingga timbul kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Selain itu kemungkinan faktor pelaksanaan vaksin sudah berkontribusi dalam memutus mata rantai Covid-19," ungkapnya.

Selain itu upaya 3T atau tindakan melakukan tes COVID-19 (Testing), penelusuran kontak erat (Tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien COVID-19 (Treatment) adalah salah satu upaya utama penanganan COVID-19.

"Walaupun paparan Covid-19 semakin menurun, kita tidak boleh lalai tetapi tetap selalu waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan," imbaunya

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved