Breaking News:

Update Harga Karet Hari Ini

Harga Karet Hari Ini Turun Rp 276 per Kg, Jadi Rp 20.117 per Kg

Pergerakan harga karet di tahun 2021 masih fluktuatif, bisa bertahan di harga di atas Rp 20 ribuan per kg sudah cukup bagus.

tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Indeks Harga Karet. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Di awal minggu kedua bulan April, harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen mengalami penurunan

"Indikasi harga karet hari ini turun Rp 276 per kg dibandingkan indikasi karet hari Jumat 9 April untuk KKK 100 persen," kata Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Rudi Arpian MSi, Senin (12/4/2021).

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 9 April 2021 Rp 20.393 per kg.

Sedangkan harga karet hari ini, Senin (12/4/2021) untuk KKK 100 persennya di harga Rp 20.117 per kg, artinya ada penurunan Rp 276 per kg dibandingkan harga hari Jumat.

Lalu untuk KKK 70 persen diharga 14.082 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 12.070 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 10.059 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 8.047 per kg.

Menurutnya, ada enam faktor yang mempengaruhi harga karet di pasar internasional. Yaitu, nilai tukar mata uang regional terhadap dolar AS. Apabila penguatan kurs dolar AS menjatuhkan nilai tukar mata uang lain, maka akan berpengaruh terhadap harga karet.

Lalu, penggunaan karet sintetis sebagai competitor karet alam, suplay dan demand karet di pasar karet internasional, perkembangan industri otomotif dan ban. Kemudian faktor cuaca dan hama penyakit.

"Pergerakan harga karet di tahun 2021 masih fluktuatif, bisa bertahan di harga di atas Rp 20 ribuan per kg sudah cukup bagus," katanya.

Baca juga: Operasi Keselamatan Musi 2021, Polres OI Kedepankan Edukasi Masyarakat Tertib Lalin

Baca juga: Herman Deru Tinjau Pasar Jelang Ramadan 1442 H, Nilai Kenaikan Harga Bahan Pokok Tergolong Wajar

Rudi pun memberikan tips agar kadar karet kering ditingkat petani lebih maksimal caranya yaitu pakai bahan pembeku yang dianjurkan dan harus seragam. Bisa pakai Specta, Asap Cair atau Deorub.

Lalu umur bahan olah karet rakyat (Bokar) harus sama, misal kalau umur seminggu dijual seragam umur seminggu. Jangan dicampur dengan Bokar yang ber umur 2 atau 3 hari.

Kemudian, tidak boleh direndam dan dicampur dengan bahan bukan karet, makin cepat ditumpahkan dari bak pembeku makin tinggi KKK nya.

"Karet KKK 100 persen ditingkat petani tidak ada dan tidak bisa, hanya olahan pabrik yang bisa sampai KKK 100 persen. Sedangkan karet bulanan di tingkat petani berkisar di KKK 65-70 persen," katanya.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved