Breaking News:

Perampokan Dana BOS di Prabumulih

BREAKING NEWS: Polisi Ringkus 1 dari 5 Bandit Pecah Kaca Mobil Kepsek SMAN 1 Prabumulih

Maradona ditangkap petugas ketika tengah tidur di sebuah rumah kontrakan di Cimahi Bandung Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (6/4/2021) pukul 03.30.

TRIBUN SUMSEL/EDISON
Maradona Bin M Ali Hasan (35), satu dari 5 bandit pecah kaca yang beraksi memecahkan kaca mobil Kepsek SMAN 1 Prabumulih dan membawa lari uang Bos ratusan juta. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Satu dari lima bandit pecah kaca yang beraksi mengambil uang Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dibawa Kepala SMA Negeri 1 Prabumulih, akhirnya berhasil diringkus tim gabungan Satreskrim Polsek Prabumulih Timur dan Satreskrim Polres Prabumulih.

Pelaku diringkus yakni Maradona Bin M Ali Hasan (35) warga Jalan Garuda No 556 RT 009 Kelurahan Bandung Ujung Kecamatan Linggau Barat 1 Kota Lubuk Linggau. Sementara empat pelaku lain antara lain inisial RA, AN, HI dan NP masuk dalam daftar pencarian orang dan masih diburu Poles Prabumulih.

Tidak hanya pelaku, turut diamankan barang bukti berupa uang sebanyak Rp 1 juta, 1 unit televisi dan 1 unit Honda PCX dengan plat nomor A 2372 VAP.

Maradona ditangkap petugas ketika tengah tidur di sebuah rumah kontrakan di Cimahi Bandung Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (6/4/2021) pukul 03.30.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIk SH MH didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH dan Kapolsek Prabumulih Timur AKP Herman Rozi serta Kanit Reskrim Ipda Haryoni Amin SH mengungkapkan penangkapan berawal adanya laporan dari Kepsek SMAN 1 Maashobirin (55) pada Rabu (17/3/2021) pukul 10.00 yang kehilangan uang Rp 107 juta baru diambil dari Bank lantaran ulah komplotan bandit pecah kaca.

Atas kejadian pecah kaca itu, Kapolres Prabumulih lalu membentuk tim khusus untuk mengungkap dan menangkap komplotan bandit pecah kaca tersebut.

Timsus pecah kaca Polres Prabumulih akhirnya berhasil mengetahui keberadaan pelaku. Tim kemudian pada Sabtu (21/3/2021) pukul 16.00 langsung berangkat menuju Kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Musi Rawas.

Selama 7 hari melakukan penyelidikan, petugas langsung melakukan penggerebekan. Namun, usaha petugas gagal lantaran komplotan tersebut berhasil kabur ke kota Bandung.

Petugas lalu berangkat ke kota Cimahi dan kota Bandung Provinsi Jawa Barat pada Senin (29/3/2021). Lalu selama 8 hari di provinsi Jawa Barat tepatnya Selasa (6/4/2021) pukul 03.30 tim mendapat informasi salah satu pelaku bersembunyi di rumah kontrakannya.

Timsus Polres Prabumulih di back up oleh tim Resmob Polrestabes Bandung langsung melakukan penggrebekan dan langsung berhasil mengamankan pelaku Maradona berikut barang buktinya.

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved