Breaking News:

Kisah Korban Curanmor: Motor Hilang BPKB Digadaikan Takk Ada Cover Asuransi, Nama Terancam Blacklist

Motor hilang ketika BPKB digadaikan tidak cover asuransi, nasabah wajib tetap melunasi seluruhnya kalau tidak mau di black list BI checking.

TRIBUNSUMSEL
Motor Hilang BPKB Digadaikan Tidak Ada Cover Asuransi, Nama Terancam Blacklist 

TRIBUNSUMSEL,PALEMBANG - Motor hilang ketika BPKB digadaikan tidak cover asuransi, nasabah wajib tetap melunasi seluruhnya kalau tidak mau di black list BI checking.

Kejadian ini dialami oleh seorang nasabah karyawan swasta di Palembang.

Motor Beat Street 2018 yang di ajukan nasabah untuk kredit pinjaman dana tunai hilang dan diminta tetap bayar angsuran kredit dengan alasan pihak perusahaan leasing tidak ada ansuransi.

Menurutnya cicilan baru dibayar berjalan 2 bulan dari 12 bulan angsuran kredit pembayaran.

Cicilan kredit belum lunas, musibah menimpanya Motor Honda Beat Street 2018 keburu sudah hilang.

Keesokan harinya, nasabah melapor ke pihak leasing FIF bahwa motor tersebut hilang.

Pada saat itu petugas Customer Service FIF bilang motor bapak tidak ada asuransi, cuma ada asuransi jiwa.

"Tidak ada tindak lanjut dari leasing, cicilan kredit tetap harus dibayar, jika tidak namanya di blacklist oleh BI checking " Jelas nasabah

Setelah itu nasabah dirujuk melapor ke polisi ke tempat kejadian motor yang hilang.

Nasabah kemudian melapor ke Polsek IB 1 Padang Selasa untuk laporan Polisi setempat serta BAP (Berita Acara Perkara).

Terkait hal tersebut Kusmanto, Branch Head FIF GROUP Palembang mengatakan untuk kontrak Refinancing atau dana tunai tidak cover asuransi, kecuali motor baru otomatis bisa diajukan untuk asuransi.

"Bicara keringanan secara perjanjian memang seperti itu, ya kalau dibayar misalkan keringanan tetap kita ajukan ke managemen tapi jatuhnya tetap angsur, tetep di Blacklis,t" Jelas Kusmanto saat dihubungi Wartawan Tribun Sumsel via telpon Selasa, (6/4/2021) pagi

Sebenarnya kewajiban customer tetep harus dibayar, tidak bisa di hold karena sudah sistemnya. Misalkan bisa, kita tidak bisa putusin itu aturan managemen pusat seperti itu. Kalau tidak bayar tetap Blacklist di BI Checking

Adapun untuk meringankan customer, FIF Grup Palembang bisa diajukan untuk minta keringanan berapa sanggung bayar untuk pelunasan.

'Itukan sifatnya pengajuan belum tentu bisa diputuskan langsung bisa di ACC,  Nanti kita bantu untuk keringanan tapi diajukan dulu berapa sanggup bayar untuk pelunasan" Tutupnya 

Penulis: Abu Hurairah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved