Breaking News:

Kapolda Sumsel Pimpin Rakor Optimalisasi Kegiatan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla

Kapolda  Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM pimpin Rakor dalam rangka optimalisasi kegiatan pencegahan dan penanggulangan Karhutla

Polda Sumsel
Kapolda  Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM pimpin Rakor dalam rangka optimalisasi kegiatan pencegahan dan penanggulangan Karhutla 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG-Kapolda  Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM didampingi PJU Polda Sumsel menghadiri Rakor dalam rangka optimalisasi kegiatan pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Rakor itu dihadiri GM PT.Telkom Area Sumsel dan para perusahan perkebunan sawit dan Karet di gedung Promoter LT III, Kamis (1/04/2021).

Dalam sambutannya Kapolda.sumsel Irjen Pol prof Dr Eko Indra Heri S MM bersyukur ditahun 2020 Sumsel kerap turun hujan sehingga masalah Karhutla tidak begitu merepotkan khususnya Polri , TNI ,Pemda dan Steak holder lainnya.

" Namun itu tahun 2020, sekarang tahun 2021 berbeda, dmenurut perkiraan ditahun 2021 kemaraunya kering," kata Jenderal Eko 

Kapolda berharap semua bersiap dari sekarang diantaranya pencegahan, termasuk penanggulangan dan penegakan hukum.

Jika langkah pencegahan berhasil maka akan menghemat biaya yang dikeluarkan untuk penanggulangan karhutla.

"Satu strategi pencegahan mulai menyiapkan personel,peralatan,dan memanfaatkan teknologi asap digital ,dan kita telah memanfaatkan aplikasi lancang kuning dan saat ini polda sumsel akan bekerjasama dengan Pemda yakni aplikasi songket,dan dari pusat ada perintah membuat aplikasi asap," kata Kapolda

Ia menegaskan Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan kerja keras kita semua,termasuk steak holder PT. Telkom dan pemilik perusahan perusahan demi menjaga kekayaan alam dan aset bangsa Negara.  

Sementara itu yang mewakili GM PT Telkom Area Sumsel,Mustaqim menegaskan mendukung apa yang diprogramkan Polda Sumsel untuk mendeteksi masalah.

Karhutla wilayah sumsel dengan aplikasi digital lancang kuning atau aplikasi songket yang akan dilauncing bersama Pemda dan Aplikasi asap digital dan jaringan internet yang ada melalui telkom.

"Kita akan diperbanyak jaringan internet di 12 kabupaten dan 4 kota dan 1 provinsi sumsel disamping pelanggan yang yang sudah ada, singkatnya

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved