Driver Taksol Hilang Ditemukan

Epan Driver Taksol, Kredit Ponsel Untuk Selingkuhannya Pakai Nama Teman

Asosiasi Driver Online Sumsel yang datang ke Mapolda Sumsel, menyayangkan sikap Epan yang rela berbohong demi menemui selingkuhan.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/ARDIANSYAH
Ketua Asosiasi Driver Online Sumsel atau ADO, Ervin saat mendampingi istri Epan Tornado (30) di Mapolda Sumsel, Kamis (4/1/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Driver Taksol Epan Tornado yang dijemput Unit 4 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel bersama selingkuhannya Melisa di Lampung, saat ini masih berada di Mapolda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan.

Asosiasi Driver Online Sumsel yang datang ke Mapolda Sumsel, menyayangkan sikap Epan yang rela berbohong dengan melakukan rekayasa terkait dirinya yang pergi dengan selingkuhannya ke Lampung.

Ketua Asosiasi Driver Online Sumsel atau ADO Ervin menuturkan, pihaknya selama ini mencari keberadaan dari Epan karena sang istri yang khawatir dengan tidak adanya kabar dari Epan. 

Baca juga: Epan Driver Taksol Selingkuh dengan Pemandu Lagu, Kenal 1 Bulan Belikan Ponsel, Janji akan Menikahi

Dari laporan itu, pihaknya melakukan pencarian dan juga menemani istri Epan melapor ke Polrestabes Palembang. Akan tetapi, prediksi dari rekan-rekan sesama driver taksi online meleset.

"Kami tidak menyangka, dia bisa membuat rekayasa seperti ini. Kami awalnya menyangka kalau yang bersangkutan ini kena begal," ujar Ervin, Kamis (1/4/2021).

Kasus perselingkuhan yang akhirnya terungkap ini, membuat ADO juga akan melakukan langkah.

Secara tidak langsung, perbuatan yang dilakukan Epan sudah merusak nama asosiasi.

Selain itu, juga sudah membohongi publik serta istrinya.

Baca juga: Viral Kakek Pedagang Tempe di Palembang Ditipu, Muklas: Dia Kesusahan Jadi Saya Bantu

Dari itulah, mereka akan mengkaji lagi tentang keanggotaan Epan kedepannya.

Hal ini juga, menjadi pelajaran bagi asosiasi bila ada laporan mengenai kehilangan.

Mereka akan benar-benar fokus dan menyelidiki apakah memang benar menjadi korban begal atau pergi lantaran ada selingkuhan.

"Dari yang kami selidiki, ternyata yang bersangkutan ini sempat mengambil kredit ponsel. Tetapi, menggunakan nama temannya. Ponsel itu dibelikan untuk selingkuhannya.

Dua kali dia mengambil kreditan ponsel, pertama pakai nama temannya dan kedua pakai nama bibinya. Kedua orang ini tidak tahu, baru tahu setelah dihubungi tempat yang bersangkutan ini mengambil ponsel," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved