21 Jam Sebelum Serang Mabes Polri, Aktivitas ZA Terduga Teroris Terungkap, Ada juga Gelagat Aneh
Hingga, ketika dilacak saat sebelum peristiwa di Mabes Polri terjadi, namun tak pernah terlacak dan berhasil menghubungi.
TRIBUNSUMSEL.COM - Sebelum serang Mabes Polri, ZA menunjukkan gelagat tak biasa.
Ketua RT tempat tinggal ZA, Kasdi menuturkan keluarga ZA mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dengan gadis muda itu.
Hal ini lantaran penyerang Mabes Polri itu kerap mengganti nomor ponsel.
"Nomor HP pelaku ini gonta-ganti. Ke keluarganya. Kakaknya nanya nggak ada," papar Ketua RT 003 Kasdi.
Kasdi menyatakan, jika kakak kandung ZA kerap kesulitan mengetahui nomor handphone milik terduga teror Mabes Polri itu.
Hingga, ketika dilacak saat sebelum peristiwa di Mabes Polri terjadi, namun tak pernah terlacak dan berhasil menghubungi.
"Ngelacak nomor hp pelaku ini nggak pernah ketemu, nggak tahu. Dilacak enggak ketemu, kata kakaknya gitu" papar Kasdi.
Menurut Kasdi, ZA dikenal dsebagai pribadi yang tertutup oleh warga sekitar.
Bahkan, ZA jarang terlihat keluar rumah atau menyapa warga sekitar.
"Kita tetangga juga tidak pernah melihat dia main-main keluar rumah, dengan tetangga. Udah mengucilkan diri aja di dalam rumah," beber Kasdi.
Rumah Sempat Dijaga Ketat Aparat kepolisian
Kediaman terduga teroris di Jalan Lapangan Tembak Gang Taqwa RT 03 RW 010 Nomor 3, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur dijaga ketat polisi.
Seperti diketahui, pada Rabu (31/3/2021) sekira pukul 16.30 WIB, seorang perempuan tak dikenal masuk melewati gerbang Mabes Polri dan melakukan penyerangan, tetapi kemudian ditembak oleh petugas.
Perempuan tak dikenal tersebut terlihat mengenakan pakaian hitam. Selanjutnya polisi pun memastikan perempuan tersebut meninggal dunia.
Dari informasi yang beredar, terduga teroris berinisial ZA (25) dan tinggal di Jalan Lapangan Tembak, Ciracas, Jakarta Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/terduga-teroris-yang-menyerang-mabes-polri-rabu-3132021.jpg)