Breaking News:

'Kalau Dikampleng Bapak, Laporkan Saja', Megawati Minta Perempuan Tak Diam saat jadi Korban KDRT

Menurutnya perempuan tidak boleh takut dicerai oleh suami setelah melapor ke pihak berwajib.

Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Megawati Soekarnoputri Minta Perempuan Tak Diam saat jadi Korban KDRT 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meluncuran buku 'Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam', Rabu (24/3/2021).

Peluncuran buku tersebut disiarkan di channel Youtube PDI-P.

Dalam kesempatan itu, Megawati meminta agar para perempuan tidak diam saja jika mendapatkan perlakuan kekerasan dari suami.

Megawati mengungkapkan bahwa ada aturan yang mengatur perlindungan untuk para perempuan dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Kalau dikampleng bapak, laporkan saja. Karena undang-undangnya sudah ada. Saya yang buat UU KDRT dan perlindungan anak," ujar 

Megawati meminta para perempuan yang menjadi korban untuk melapor.

Menurutnya perempuan tidak boleh takut dicerai oleh suami setelah melapor ke pihak berwajib.

Sedianya, menurut Megawati, perempuan harus mendapatkan perlindungan dari sang suami.

Bukan sebaliknya mengalami kekerasan.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha)
Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved