Breaking News:

Nasrun Umar Berang Saat Sidak di Kantor PUPR Muaraenim, Banyak ASN Bolos

Menindak lanjuti keluhan masyarakat tekait Kepala Dinas PUPR Muara Enim dan pejabat fungsional diduga jarang masuk kantor

Editor: Prawira Maulana
ARDANI
Tampak Plh Bupati Muara.Enim HNU melakukan Sidak ke PUPR Muara Enim. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM – Menindak lanjuti keluhan masyarakat tekait Kepala Dinas PUPR Muara Enim dan pejabat fungsional diduga jarang masuk kantor, Plh Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM melakukan Sidak.

Betapa kecewanya ternyata Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muara Enim, banyak yang tidak berada di kantor.

Parahnya lagi, HNU naik pitam saat dirinya hendak melihat absensi ASN Dinas PUPR, salah satu okum staf menarik absensi tersebut. 

“Jangan bicara kalau saya tidak tanya,” ucap HNU dengan nada kesal kepada salah satu oknum staf.

Tidak hanya itu saja, lagi-lagi HNU dibuat kesal. Pada waktu HNU hendak menuju lantai II kantor Dinas PUPR, salah oknum staf mengatakan bahwa pintu utama tidak bisa dibuka karena rusak.

Plh bupati pun tidak berdiam diri, ia langsung menaiki anak tangga darurat. Teranyata semua ruangan terlihat lengang alias kosong termasuk ruang Kepala Dinas PUPR.

Tidak lama berselang saat Sidak, Sekretaris Dinas PUPR Ilham Yaholi tiba di Kantor Dinas PUPR mendampingi Plh Bupati karena yang bersangkutan habis menghadiri kegiatan rapat di Bappenda. 

“Kalau seperti ini memalukan. Pantas saja kinerja PUPR disorot dan dikritik masyarakat karena kinerjanya jelek. Orang pegawainya saja malas-malasan,” tegas  HNU dengan nada marah saat mengecek satu persatu ruang kerja Dinas PUPR.

Usai melakukan sidak di Dinas PUPR, HNU melanjutkan sidak di Work Shop PUPR.

HNU menjelaskan, kedatangan pertama sidak di Dinas PUPR merupakan warning (Peringatan, red) untuk mejadikan perubahan.

“Saya akan random (Acak) kepada OPD-OPD dan tidak terjadwal untuk melakukan sidak. Dengan demi kian, saya menemukan nilai-nilai objektivitas dari dari pada apa yang telah dilaksanakan OPD itu,” kata HNU sebelum menghadiri safari Jumat di kecamatan Lembak, Jumat (19/3).

Lanjut HNU, berdasarkan aturan tetang pengawasan kinerja ASN, tentu ada PP tentang pengaturan disiplin dan ada beberapa tahapan peringatan, pertama dimulai dengan peringatan lisan, tertulis dan pemberian sanksi. 

“Inikan baru pertama kali, tentu sebagai mana orang berfungsi dan bertugas di Kabupaten Muara Enim, saya akan melakukan peringatan berdasarkan lisan. Kalau masih belum berubah tentu akan dinaikan lagi sesuai mekanisme,” jelasnya.

Dirinya juga berharap seluruh ASN di OPD harus memiliki nilai disiplin baik itu PUPR, Dinkes, Disdik. “Hanya satu kata disiplin. Ketika disiplin itu tidak ada saya katakan Insya Allah kinerja OPD itu terhambat,” katanya.(ari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved