Bukan karena Indra Keenam, Pramugari Bisa Tahu Penumpang yang Tidak Matikan Ponsel di Pesawat

Seorang pramugari yang sedang bertugas bisa mengetahui kalau ada penumpang yang bandel yaitu masih main handphone

ISt
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Seorang pramugari yang sedang bertugas bisa mengetahui kalau ada penumpang yang bandel yaitu masih main handphone

Dalam perjalanan menggunakan pesawat tentunya ada sejumlah peraturan yang harus dipatuhi penumpang.

Seperti satu di antaranya adalah mematikan ponsel atau mengaktifkan mode pesawat.

Berkaitan dengan aturan tersebut, biasanya pramugari akan memberitahukan hal ini sebelum pesawat lepas landas.

Pramugari akan meminta penumpang mengaktifkan mode pesawat sekaligus memeragakan alat keselamatan.

Namun pernahkah kamu berpikir apakah pramugari kalau ada penumpang yang tidak mematikan ponsel di pesawat?

Melansir laman Lonelyplanet.com (17/3/2021) seorang jurnalis penerbangan, John Walton menyelidiki tentang keberadaan pendeteksi telepon di pesawat.

"Penumpang sekalian, semua perangkat elektronik harus dalam mode pesawat atau dimatikan," kata pramugari sebelum pesawat lepas landas.

Sebab, pramugari akan mengatakan hal yang sama berkali-kali.

Namun beberapa saat kemudian, pramugari berkata, "Kami masih memiliki empat ponsel, dua tablet dan tiga iPad yang masih menyala di kabin" ujar pramugari lagi.

Melihat kondisi ini sebagian dari penumpang mungkin akan merasa terkejut.

Dan pernahkah kamu bertanya apakah pramugari benar-benar tahu bahwa ponsel penumpang masih menyala?.

Kira-kira apakah ada sebuah alat pendeteksi khusus yang dipasang di pesawat?

Kamu tidak perlu kaget karena jawaban yang sebenarnya adalah tidak ada alat pendeteksi ponsel yang dipasang di pesawat.

Hal tersebut dilakukan pramugari semata-mata hanya sebuat trik khusus untuk memastikan bahwa semua penumpang benar-benar sudah mematikan ponselnya.

Tidak ada yang benar-benar yakin bagaimana atau kapan taktik ini digunakan, tetapi ini menjadi sangat populer digunakan di maskapai penerbangan, khususnya di Amerika Serikat.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved