Bak Juru Selamat, Gibran Ajak Para PSK Kembali ke Jalan yang Benar, Kini Bergelut dengan Telur
Baru saja dilantik sebagai wali kota, Gibran Rakabuming langsung mengajak sejumlah PSK tobat. Aksi Gibran ini dianggap sebagai seorang juru selamat
TRIBUNSUMSEL.COM - Baru saja dilantik sebagai wali kota, Gibran Rakabuming langsung mengajak sejumlah PSK tobat.
Aksi Gibran ini dianggap sebagai seorang juru selamat.
Untuk diketahui, para pekerja seks komersial (PSK) yang terkena razia tim gabungan kini menjalani rehabilitasi.
Mereka direhab di Panti Pelayanan Sosial Wanita (PPSW) Wanodyatama, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.
Sebelum menjalani kegiatan itu, mereka harus menjalani karantina mandiri dan serangkaian protokol kesehatan.
Rerata mereka yang terkena razia berusia 18 sampai 50 tahun lebih.
Kepala PPSW Wanodyatama, Joko Sarwanto mengatakan, para PSK yang direhabilitasi sudah dinyatakan negatif Covid-19.
"Kalau di-swab test, tidak ada yang positif Covid-19. Tapi, ada yang diketahui livernya sakit dan HIV/AIDS," kata Joko kepada TribunSolo.com, Selasa (16/3/2021).
Mereka, sambung Joko, langsung menempati kamar-kamar yang telah disediakan di PPSW Wanodyatama.
Para PSK menjalani serangkaian kegiatan rehabilitasi, diantaranya bimbingan mental, religiusitas, dan karakter.
"Mereka di sini dibina selama 6 bulan. Mereka diberi keterampilan menjahit, tata boga, salon, membuat batik celup, telur asin, dan aksesoris," ucap Joko.
Beberapa diantara mereka ditemani pendamping selama proses rehabilitasi.
Praktik tata boga, misalnya, mereka tetap didampingi selama proses awal pembuatan hingga penilaian.
Mereka diajarkan untuk membuat donat.
Joko berharap setelah dibina, para PSK tidak kembali menjajakan diri bagi pria hidung belang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/wali-kota-solo-gibran-rakabuming-jaket-kuning-ikut-razia-psk.jpg)