Breaking News:

Peserta Vaksin Covid-19 di Palembang Menangis, Gubernur Herman Deru Sampai Ikut Menenangkan

Peserta Vaksin Covid-19 di Palembang Menangis, Gubernur Herman Deru Sampai Ikut Menenangkan

Tribunsumsel.com
Vaksin mandiri disebut juga vaksin gotong royong adalah upaya pemerintah untuk mengakomodir perusahaan yang berkeinginan membantu menangani pandemi COVID-19. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Sebanyakak 230 insan pers di Palembang mengikuti vaksinansi Covid-19 yang diadakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di RSUD Siti Fatimah.

Namun untuk proses vaksinansinya dilakukan bertahap.

Hari ini, Minggu (14/3/2021) sebanyak 59 orang diviaksin dan sisanya besok, Senin (15/3/2021).

Dari 59 orang yang diviaksin, ada satu peserta yang akan divaksin takut jarum suntik hingga menangis dan satu orang gagal vaksin karena tensi tinggi.

Peserta vaksin yang gagal vaksin mengenakan pakain dan hijab berwarna ungu.

Terlihat dari awal mendaftar ia memang mengutarakan takut jarum suntik.

Sehingga saat akan diviaksin ia pun sempat menangis.

Namun beberapa petugas bahkan Gubernur Sumsel Herman Deru turut menenangkannya, sehingga ia pun bisa divaksin.

"Sebenarnya kalau sudah disuntik nggak apa, cuma pada saat akan disuntiknya itu yang takut," kata peserta yang menangis.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa ia pernah trauma dengan jarum suntik.

Ia mengenang ketakutan dengan jarum suntik ketika akan melahirkan anaknya.

"Jadi sewaktu akan dimasukan jarum infus nggak masuk-masuk jadinya buat trauma," katanya singkat.

Sementara itu Maulana peserta vaksinansi Covid-19 yang gagal vaksin mengatakan, bahwa ia ditunda vaksin dikarenakan saat proses skrining dan ditensi, tensinya tinggi.

"Tensi saya tadi 190/100, jadi vaksinnya ditunda. Saya nggak ada riwayat hipertensi, nggak tau tadi diperiksa ternyata tensinya tinggi," katanya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved