Loyalis Buka Suara Usai Amien Rais Disebut Melunak Tentang Tewasnya Laskar FPI Usai Bertemu Jokowi

Loyalis Buka Suara Usai Amien Rais Disebut Melunak Tentang Tewasnya Laskar FPI Usai Bertemu Jokowi

Editor: Slamet Teguh
(Youtube/Amien Rais Official)
Amien Rais 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kasus tewasnya laskar FPI tampaknya terus menarik sejumlah pihak.

Yang terbaru, Pendiri Partai Ummat sekaligus inisiator Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Amien Rais menemui Presiden Joko Widodo untuk memberikan fakta penembakan enam laskar FPI oleh kepolisian dalam kasus KM50.

Lalu, setelah pertemuan tersebut, apakah sikap Amien terhadap Jokowi dan pemerintahannya akan melunak?

Loyalis Amien Rais, Agung Mozin membatah bahwa ada sikap melunak yang ditunjukkan Amien kepada Jokowi.

"Kehadiran Pak Amien tidak terlepas dari sikap Pak Amien selama ini menjadi seseorang yang sangat kritis terhadap pemerintah yang dianggap melakukan kezaliman dan tak menegakkan keadilan. Jadi tidak ada hubungannya apakah Pak Amien akan melunak," kata Agung saat dihubungi, Kamis (11/3/2021).

Bahwa memang ada penggiringan opini Amien telah melunak usai dirinya menemui Presiden Jokowi, Agung memahami itu.

"Sama sekali Pak Amien tidak pernah berubah," katanya.

Meskipun Amien juga sebagai pimpinan Partai Ummat, Agung mengatakan bahwa pihaknya tidak mengharapkan suara dari Presiden.

"Partai Ummat mengharapkan suara dan kepercayaan dari rakyat. Rakyat yang sependapat dan mendukung apa yang diperjuangkan Partai Ummat, pasti akan mendukung Partai Ummat dengan Pak Amien Rais," kata Agung.

Baca juga: Kisah 4 Keluarga yang Kini Terisolasi Karena Akses Jalan Ditembok, Padahal Sempat Bayar Rp 50 Juta

Baca juga: Terungkap, Reaksi Presiden Jokowi Saat Pertama Kali Tahu Moeldoko Terlibat Dalam KLB Partai Demokrat

"Rakyat yang mendukung apa yang dilakukan Jokowi, pasti tidak akan memilih Partai Ummat. Mereka akan memilih partai lain. Buat yang melihat ketidakadilan dan kezaliman, insyaallah tak ada tokoh politik satu pun yang maju melakukan amar maruf nahi munkar," pungkas Agung.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam Laskar Pembela Rizieq Shihab di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, (9/3/2021).

Rombongan yang terdiri dari tujuh orang tersebut dipimpin oleh Amien Rais.

"Ini tadi jam 10 baru saja, Presiden RI, yang didampingi oleh Menkoplhukam saya, dan Mensesneg menerima  tujuh orang anggota TP3 yang dipimpin kedatangannya oleh  Pak Amin Rais, tapi pimpinan TP3 nya itu sendiri adalah Abdullah Hehamahua, tujuh orang tadi yang datang Pak Amien Rais, Pak Abdullah Hehamahua, kemudian Pak Marwan  Batubara,  kemudian ada Kyai Muhyidin, dan yang tiga karena pakai masker kita nggak tahu, satu persatu, tetapi ada tujuh orang," kata Mahfud usai pertemuan.

Kedatangan rombongan TP3 tersebut berlangsung singkat, tidak lebih dari 15 menit.

Kedatangan TP3 bertemu Presiden menyampaikan dua hal.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved