Libur Panjang Akhir Pekan Permintaan Penerbangan dari Palembang Malah Sepi

Libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 11 Maret dan 14 Maret

Penulis: Hartati | Editor: Prawira Maulana
Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Bandara 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 11 Maret dan 14 Maret memperingati hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943 nyatanya tidak membuat permintaan penerbangan naik signifikan.

General Manager Garuda Indonesia Palembang, Meisye Paulina Tambunan mengatakan permintaan seat penumpang masih biasa saja belum terlihat lonjakan signifikan.

"Keterisian seat masih normal dan belum ada penambahan penerbangan," ujar Meisye ketika dikonfirmasi, Rabu (10/3/2021).

Meisye mengatakan saat ini permintaan seat masih biasa saja yakni penerbangan langsung rute Palembang-Jakarta masih dua kali penerbangan sehari. Belum ada rencana menambah jam terbang atau mengganti pesawat dengan pesawat jumbo Airbus.

Sementara itu Kepala Cabang Sriwijaya Air Palembang, Yudo juga mengatakan hal yang sama. Libur panjang akhir pekan belum terlihat permintaan penumpang karena keterisian seat maskapai yang memiliki rute destinasi wisata pantai itu yakni Pangkal Pinang dan Belitung masih stagnan.

"Belum ada peningkatan permintaan penumpang, sat ini keterisian seat masih 40 persen," ujar Yudo.

Dia mengakui libur panjang rupanya tidak terlalu berdampak pada minat masyarakat berlibur meski dua penerbangan tersebut kota wisata.

Sementara itu Area Manager Lion Air Palembang Haris Purnomo mengatakan, libur panjang akhir pekan ini memang ada peningkatan jumlah penumpang namun tidak terlalu signifikan dan tidak sampai menambah jam terbang karena masih tercover dengan jumlah pesawat yang ada.

Haris mengatakan biasanya setiap hari kerja penerbangan kedua maskapai ini baik Batik Air  dan Lion air masih ada seat kosong, namun menjelang libur panjang ini mulai terlihat penuh sesuai dengan protokol kesehatan pembatasan jumlah penumpang.

"Iya ada kenaikan jumlah penumpang tapi kapasitas seat masih memadai karena tidak terlalu banyak lonjakannya," ujar Haris.

Berdasarkan data penerbangan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, penerbangan Rabu (10/3/2021) ada 17 penerbangan kedatangan ke bandara SMB II dan 18 penerbangan dari bandara SMB II. Sementara itu penerbangan Selasa (9/3/2021) jauh lebih sedikit yakni hanya ada 13 penerbangan menuju bandara SMB II dan 12 penerbangan dari bandara SMB II.
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved