Pembelajaran Privat di Masa Pandemi Dinilai Penting, Ini Alasannya

Banyaknya keluhan dari orang tua mengenai proses pembelajaran daring dirasakan kurang efektif untuk peserta didik saat ini. 

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Prawira Maulana
Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Belajar 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Banyaknya keluhan dari orang tua mengenai proses pembelajaran daring dirasakan kurang efektif untuk peserta didik saat ini. 

Proses pembelajaran tak secara tatap muka namun hanya secara virtual menjadi kelemahan proses KBM ini. Apalagi bagi siswa yang tidak mengerti banyak sekali pembelajaran yang tidak dapat diserap dengan baik.

Kemungkinan besar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka secara langsung di sekolah akan dilaksanakan. Namun, sejauh ini para peserta didik proses KBM masih belajar dalam jaringan (daring). 

Selain mendapatkan pembelajaran dari guru melalui daring, privat dianggap penting bagi orang tua karena sebagai pendampingan anaknya dimasa pandemi covid-19 guna mendapatkan pembelajaran tambahan.

Juita selaku Kabid SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang mengatakan dirinya sangat mendukung jika orang tua siswa berinisiatif memprivatkan anaknya untuk mendapatkan pembelajaran tambahan selain KBM yang diberikan guru melalui daring.

“Hal yang perlu diperhatikan penerapan protokol kesehatan (prokes) tetap harus dijalankan, sebaiknya orang tua siswa harus memastikan guru privat itu benar-benar sehat dan guru privat tidak boleh membuat kerumunan mengumpulkan siswa satu dengan yang lainnya untuk memberikan privat sebagai pembelajaran tambahan disaat kondisi sekarang ini,”ujarnya, Selasa (9/3/2021).

Ditambahkannya, orang tua memprivatkan anak sebagai pembelajaran tambahan gunanya jika ada siswa kurang mengerti pelajaran yang diberikan oleh guru maka siswa dapat bertanya langsung kepada guru privat.

“Tidak menjadi permasalahan,saya mendukung asal bentuknya per individu asal jangan membentuk kerumunan,”katanya.

Ia mengatakan dengan pembelajaran tambahan seperti ini juga dapat membantu para guru ditengah pandemi seperti ini.

"Namun yang saya bilang tadi semua dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan jangan sampai kesehatan anak terancam," ungkap dia.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved