Kisah Perjuangan Bocah SD di NTT Jadi Tulang Punggung Keluarga, Ayahnya Lumpuh, Ibu Bisu
Bocah kelas kelas 6 SDI Sopang Rajo ini tinggal di Kampung Kota Tunda, Desa Nanga Meje, Kecamatan Elar Selatan, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur
Keluarga ini memiliki kebun yang ditanami kopi dan kemiri. Sedangkan tanaman padi di sawah biasa panen dua kali dalam setahun.
Namun, hasil panen yang didapat tidak menentu. Keluarga ini juga hidup bergantung dari belas kasih tetangga dan Komunitas berbasis gerejani (KBG), kelompok doa di tingkat keluarga.
Diketahui keluarga Risalianus mendapatkan dana Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah.
Risalianus dan kedua orangtuanya tinggal di rumah sederhana berukuran 4×5 meter persegi.
Sedangkan adiknya tinggal bersama pamannya di Kampung Pepil, puluhan kilometer dari Kota Tunda.
Ayah Risalianus terbaring di kamar berukuran sekitar 1,5×2 meter persegi, tanpa tempat tidur dan kasur.
Ia terbaring di atas pelupuh bambu dan hanya beralaskan karung berisi kapuk.
Sedangkan ibunya terbaring di ruang tamu, beralaskan beberapa lembar papan. Rumah mereka masih berlantai tanah.
Dapurnya sudah sangat reyot dan becek jika hujan turun. "Kalau hujan begini, saya kesulitan untuk memasak karena atap dapur bocor," tuturnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Bonifasius Hasudungan mengatakan, Pemkab Manggarai akan membantu keluarga tersebut dengan mengurus BPJS Kesehatan.
Apabila keluarga ini belum memiliki KTP lektronik, maka Disdukcapil Kabupaten Manggarai Timur akan langsung melakukan perekaman dengan mendatangi rumah mereka.
"Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur sangat serius menangani rakyat yang sangat menderita di kampung-kampung. Saya telepon Kadis Dukcapil Manggarai Timur yang sedang ada di Kecamatan Elar untuk mengunjungi keluarga ini," jelasnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu, (24/2/2021).
Kepala Bidang P2M Dinkes Manggarai Timur, Kristiani Pranata Agas melalui Kepala Seksi PPM, Yanuaris Ngabut mengatakan, para petugas kesehatan telah mendatangi keluarga tersebut untuk memeriksa kesehatan mereka.
"Mereka sudah turun langsung ke rumah dan melakukan pemeriksaan kesehatan dari pasangan suami istri tersebut," jelasnya.