Breaking News:

Cerita Arian Putra Saksikan Atap Rumahnya Terbang Sejauh 100 Meter, Angin Hebat Lubuklinggau

Arian Pustari (39 tahun) hanya bisa tertunduk lesu menyaksikan puing-puing rumahnya berserakan.

EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
Arian saat duduk di yang kini tak beratap lagi. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Arian Pustari (39 tahun) hanya bisa tertunduk lesu menyaksikan puing-puing rumahnya berserakan.

Rumah warga Jl Lebah RT 01 Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau  Timur II Kota Lubuklinggau Sumsel ini rusak parah setelah dihantam angin puting.

Saat kejadian atap rumahnya terbang sejauh 100 meter, beruntung kedua anak dan istrinya ketika peristiwa itu terjadi Selasa (23/2) sore kemarin berhasil selamat.

Ia mengatakan kejadiannya begitu sangat cepat ia melihat detik-detik atap rumahnya terangkat ke udara dan terhempas rusak parah.

"Kejadiannya begitu cepat kurang lebih hanya 10 menit  hujan angin datang atap langsung terbang," ungkapnya pada wartawan, Rabu (24/2).

Ia bercerita kejadian bermula saat ia tengah bersama istri dan kedua anaknya tengah di dalam rumah karena hari mulai gelap mau hujan.

"Awalnya hujan rintik-rintik, kemudian hujan deras, tidak berapa lama langsung hujan angin, secara tiba-tiba atap rumah langsung terbang, bata rumah ada yang runtuh," ujarnya.

Saat kejadian, kedua anaknya yang tengah berada dalam kamar beserta istrinya diruang tamu langsung histeris dan panik berlari keluar rumah menyelamatkan diri.

"Anak saya sempat tertimpa bata tapi tidak apa-apa, ketika hujan reda kami langsung mencari atap rumah, kami lihat sudah sudah rusak parah," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved