Breaking News:

Berita Palembang

3 Pejabat Pemkot Palembang Tersangka Kasus Korupsi Tera Ulang, Ini Penjelasan Ratu Dewa

Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Palembang, Ratu Dewa menjelaskan, tiga orang ASN yang jadi tersangka itu yakni satu berstatus Kepala Bidang

Istimewa
Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin menggeledah Kantor Dinas Perdagangan Kota Palembang, Rabu (24/2/2021). Tiga pejabat di Pemkot Palembang ditetapkan tersangka. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin telah menetapkan empat tersangka kasus korupsi dalam pelaksanaan kegiatan tera/tera ulang terhadap UTTP oleh Dinas Perdagangan Kota Palembang di wilayah Kabupaten Banyuasin Tahun 2017 hingga 2019.

Tiga dari empat orang itu adalah pejabat di Pemerintahan Kota (Pemkot) Palembang.

Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Palembang, Ratu Dewa menjelaskan, tiga orang ASN yang jadi tersangka itu yakni satu berstatus Kepala Bidang dan dua orang lainnya adalah Kepala Seksi.

Ratu Dewa juga membenarkan, hari ini ada pemeriksaan terhadap tiga orang ASN yang bertugas di Dinas Perdagangan Kota Palembang

"Ia saya sudah terima informasi itu bahwa ada ASN di Dinas Perdagangan yang diperiksa Kejari Banyuasin. Baru keluar surat penetapan tersangka terkait masalah Tera," jelasnya, Rabu (24/2/2021)

Menyikapi hal ini, sebagai ASN tertinggi di Pemerintah Kota Palembang, Dewa mengaku masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah sampai hasil persidangan sudah inkrah.

Baca juga: Wawako Pimpin Rakor Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegritas

"Kita tidak bisa berandai-andai dulu. Kecuali jika sudah ada surat penahanan ketiga ASN tersebut baru akan dilakukan tindak lanjut terkait status kepegawaiannya untuk dibebas tugaskan. Kita lihat hasilnya saja," tegas Dewa.

Ia mengungkapkan, bahwasannya dengan keluarnya surat penetapan tersangka dari Kejari Banyuasin namun, hingga hari ini ketiga ASN tetap bekerja seperti biasa.

"Surat penetapan sebagai tersangka sudah diterima dan kita disposisi ke inspektorat. Dari awal saya tekankan bagian hukum kota untuk proaktif ke Dinas perdagangan menyikapi masalah ini," katanya.

Dengan adanya permasalahan ini, Dewa secara tegas mengingatkan agar ASN di Pemerintah Kota Palembang tanpa terkecuali untuk selalu taat terhadap aturan.
Kedua, dokumen sekecil apapun harus tertata rapih dan pentingnya melakukan tertib administrasi baik dokumen pendukung atau lainnya.

"Yang penting kita tekankan, bila belum jelas sumir dll jangan segan berkonsultasi dalam hal ini pengawasan inspektorat untuk minta saran dan arahan," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved