Berita Selebriti
Profil Pak Tarno, Pesulap yang Dulu Kaya Raya, Kini Nasibnya Sungguh Miris
Berikut profil Pak Tarno yang dikabarkan hidupnya mirip dan sepi panggilan televisi.
TRIBUNSUMSEL.COM - Berikut profil Pak Tarno yang dikabarkan hidupnya mirip dan sepi panggilan televisi.
Dikutip dari Tribun Timur, Pak Tarno atau yang bernama asli Sutarno, lahir di Losari, Brebes pada 6 September 1950.
Kalimat "dibantu ya, bim salabim jadi apa, prok-prok-prok" jadi ciri khas yang melekat pada sosok 69 tahun ini.
Dalam ajang pencarian bakat The Master (Season 3), Pak Tarno dianugerahi gelar "Master of Traditional Magic" oleh Deddy Corbuzier.
Pada 22 November 2019, Pak Tarno menikahi seorang pramugari sebagai istri keduanya.
Yang lebih mengejutkan, pesulap 69 tahun itu berhasil meluluhkan hati wanita yang usianya 30 tahun lebih muda darinya.
Seperti dilansir dari wikipedia sejak kecil, Pak Tarno hidup sendiri.
Ayahnya meninggal dunia sedangkan ibunya pergi meninggalkannya karena tergoda lelaki dari desa lain.
Karena tidak mampu membeli beras, ia hanya bisa makan jagung.
Pada umur 10 tahun, Sutarno nekat merantau ke Jakarta sendirian.
Tidak punya cukup uang, awal tahun 1970-an dia pergi dengan menumpangi kereta barang yang mengangkut kayu dan sapi, kebetulan kereta barang itu transit di Stasiun Losari, Brebes.
Di Jakarta, dia bekerja sebagai penjual minyak tanah keliling, kemudian beralih bekerja sebagai penjual martabak bulat-bulat keliling.
Ketika berjualan martabak keliling dia mempunyai trik untuk menarik anak-anak untuk membeli dagangannya yaitu setelah dagangannya habis ia akan mempertunjukan sulap.
Suatu ketika saat dia berjualan di sekolahan dan melakukan sulap ada seorang guru sekolah tersebut yang melihat aksi sulapnya.
Orang itu menyarankan untuk ikut ajang pencarian bakat "The Master" Season 3.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/punya-dua-istri-pesulap-kondang-pak-tarno-ternyata-hidup-sendiri-kini-siap-tambah-istri-lagi.jpg)