Breaking News:

Kepala Sapi Dilemparkan Perairan Tanjung Carat, Awal Pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-Api

Kepala sapi dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin, dihanyutkan ke perairan Tanjung Carat tanda bersyukur akan dibangunnya pelabuhan Tanjung Api-api.

SRIPOKU/MAT BODOK
Bupati Banyuasin H Askolani SH MH dan Gubernur Sumsel H Herman Deru menjatuhkan bungkusan berisi kepala sapi ke perairan Tanjung Carat Sungsang Banyuasin II. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN-- Kepala sapi sebagai hadiah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, dihanyutkan ke perairan Tanjung Carat tanda bersyukur akan dibangunnya pelabuhan Tanjung Api-api di Desa Sungsang Kecamatan Banyuasin II.

Bupati Banyuasin H Askolani SH MH didampingi Ketua DPRD Banyuasin, Irian Setiawan SH MSi, melalui Staf Khusus Bidang Media, Syaifuddin Zuhri, Minggu (21/2/2021) mengatakan, kepala sapi yang dilemparkan, dialirkan perairan sebagai wujud syukur masyarakat Banyuasin.

"Melakukan pemotongan hewan sapi. Daging dibagikan ke warga dan potongan kepala sapi dialirkan di perairan Tanjung Carat oleh Bupati dan Menhub disaksikan orang banyak," kata Syaifuddin.

Baca juga: Bupati Pimpin Apel Gabungan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin

"Pembangunan ini, rencana baik pemerintah pusat yang akan berdampak ke masyarakat Banyuasin. Untuk itu, kita bersyukur agar pelaksanaan pembangunan pelabuhan Tanjung Api-api berjalan lancar," kata Syaifuddin menirukan perkataan Askolani.

Tentunya, jelas Syaifuddin rencana baik ini agar dimudahkan oleh Allah Subhanahuttallah.

"Masyarakat Banyuasin sangat mendukung rencana pembangunan pelabuhan ini," tuturnya.

Untuk diketahui, dimulai tanda pembangunan pelabuhan Tanjung Api-api, ketika ditinjau ya titik nol, lokasi oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia (RI) Budi

Karya Sumadi PP bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru, Bupati Banyuasin H Askolani SH MH, Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan SH MSi, Sabtu (20/2/2021) kemarin.

Baca juga: Banyuasin III Juara Umum MTQ ke-X Tahun 2021 Tingkat Kabupaten Banyuasin

Menurut Menhub Budi Karya, memastikan pembangunan bisa dilaksanakan karena titik lokasi, secara operasional bagus.

Layak kedalaman memadai 12 sampai 18 meter.

"Jangkauan serta tanahnya mungkinkan untuk dibangun pelabuhan," tandas Menhub Budi. 

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved