Breaking News:

Berita Muratara

Musim Hujan Jalan Berlumpur, Warga di Muratara Sulit Keluar Masuk Desa, Banyak Kendaraan Terjebak

Warga berharap jalan keluar masuk desa mereka segera dibangun beton atau aspal, sehingga koneksi ke ibukota kecamatan lancar.

ISTIMEWA
Jalan penghubung antar desa di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara berlumpur, sehingga menyulitkan pengendara, Sabtu (20/2/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sepekan terakhir membuat jalan di sejumlah titik berlumpur.

Misalnya jalan penghubung antar desa di Kecamatan Rawas Ilir yang berlumpur karena masih tanah merah.

Warga Desa Pauh dan Desa Pauh I di Kecamatan Rawas Ilir mengaku kesulitan keluar masuk desa saat musim penghujan.

"Jalan berlumpur, semalam hujan, licin, susah lewat," kata Riyan (29), warga Desa Pauh, Sabtu (20/2/2021).

Ia mengatakan, sepeda motor yang dikendarainya nyaris masuk parit lantaran terpeleset di jalan licin.

"Beginilah derita kami di desa bagian hilir, jalan belum aspal, tolonglah pemerintah diperhatikan," harapnya.

Warga lain, Ratu (31) menyebutkan ada dua jalan penghubung di desanya yang biasa dilalui pengendara.

Jalan milik pemerintah dan jalan dalam perkebunan sawit milik perusahaan.

Namun kondisi dua jalan tersebut belum beraspal alias masih tanah merah sehingga berlumpur dan licin saat musim hujan.

"Jalan yang lebih dekat lewat jalan PT, kondisinya sama. Kalau musim panas, kering, bisa lewat tapi kalau musim hujan susah lewat," ungkapnya.

Baca juga: Dua Pria Muda Maling Motor di Pagar Alam, 1 Pelaku Ditangkap Saat Nongkrong di Kedai

Baca juga: Wali Kota Prana Putra Sohe Buka STQ V Tingkat Kota Lubuklinggau 2021

Halaman
12
Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved