Breaking News:

Berita Video Terbaru

Video Mahasiswi Ditemukan Tewas Dikamar Kost, Polisi Ungkap Dugaan Sebab Kematian APB

Andi Putri Berliana (18 tahun), mahasiswi di Palembang ditemukan tewas di kamar kos, Kamis (11/2/2021), pukul 20.00.

TRIBUNSUMSEL.COM - Andi Putri Berliana (18 tahun), mahasiswi di Palembang ditemukan tewas di kamar kos, Kamis (11/2/2021), pukul 20.00.

Penemuan korban bermula dari kecurigaan teman kuliah yang tak menerima kabar sejak pagi.

Pada malam hari, pintu kamar kos didobrak paksa. Andi Putri Berliana ditemukan tewas terbaring di atas tempat tidur.

Kamar kos korban berada di Jalan Kemang Manis, Kecamatan IB 2 Palembang.

Lusi (18 tahun), teman kuliah korban mengatakan, awalnya dirinya mencoba mengontak korban melalui whatsapp pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB. Namun tidak ada kabar dari korban.

Seharian menunggu kabar dari korban, namun korban tak juga memberi kabar hingga malam hari.

Tepatnya sesudah magrib, rekan korban yang berbeda kos langsung mendatangi kostan korban karena khawatir atas keberadaan korban.

"Pas kami datang pintu kamarnya ini terkunci, didalam ada kipas sama lampunya dalam keadaan hidup," kata Lusi, Kamis (11/2/2021).

Namun kecurigaan semakin meningkat ketika korban tak juga merespon ketika beberapa kali digedor oleh temannya.

"Kami meminta bantuan ke warga lain untuk didobrak hingga akhirnya setelah didobrak ternyata korban sudah meninggal dunia di atas kasur," ungkapnya.

Melihat hal tersebut, rekan korban langsung keluar dan histeris melihat korban yang sudah meninggal dunia dalam keadaan terlentang di kasur kostnya.

Warga sekitar pun langsung memadati lokasi kejadian usai mendengar adanya teriakan dari rekan korban.

Aparat kepolisian pun langsung datang dan mendatangi lokasi kejadian usai mendapat kabar dari warga sekitar.

Dikatakan M Ihsan, dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Karena tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.

"Hingga saat ini dugaan sementara diduga karena sakit, di lokasi tidak ditemukan adanya barang mencurigakan, untuk saat ini kita masih melakukan penyelidikan," kata M Ihsan.

Editor: Euis Ratna Sari
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved