Rangkuman Ikatan Cinta RCTI Eps 153-154: Rona Al-Andin Merekah, Kepala Elsa Makin Kusut

Rangkuman Ikatan Cinta RCTI Eps 153-154, Jumat (5/2/2021): Rona wajah Aldebaran dan Andin merekah, lain hal dengan Elsa yang makin kusut.

Tayang:
instagram @layardrama_rcti
Rangkuman Ikatan Cinta RCTI Eps 153-154: Rona Al-Andin Merekah, Kepala Elsa Makin Kusut 

Nino membawa baterai cadangan karena mengira itu habis baterai.

Ternyata hanya masalah baterai.

Reyna mencium pipi Nino.

Reyna dengna polos mengatakan Andin dan Al bercerai dan akan rujuk.

Mirna hanya membenarkan secara singkat dan kesal dengan mulut Reyna tak dapat direm.

Sementara Nino baru mengetahui kabar tak mengenakkan itu dan meninggalkan Reyna.

Mirna memasukkan mainan itu ke dalam tas Reyna.

Guru melihat Reyna melamun dan tak menyimak.

Padahal, Reyna anak yang ceria.

Rosa memastikan Reyna baik saja dan memang ada masalah di rumah.

Sarah pergi ke sekolah Reyna untuk menemui Reyna, untuk mengambil anting itu.

Ditambah ada Mirna.

Nino melihat Sarah dan heran dengan keadaan ini.

Maka, Nino berlari dan duduk di taman, menghindari pandangan Sarah.

Tindakan Nino berhasil, Sarah melangkah ke depan tanpa melihat Nino.

Segmen 2: rona Andin dan Aldebaran sedang cerah-cerahnya.

Saat Andin mengajar, mahasiswa yang melihat pemandangan syahdu itu menggoda dosennya.

Sedangkan Al memilih untuk memaafkan dua karyawan kantornya yang menyenggol bagian belakang mobilnya.

Dua kali Sarah membuka isi tas Reyna untuk tahu anting miliknya, dua kali pula rencana itu gagal.

Nino yang memergoki Sarah makin ingin tahu soal kaitan anting itu.

Inti Cerita:

Andin sedang ceria saat mengajar, hingga mahasiswa menggoda Andin yang sedang bahagia.

Lalu, Andin kembali tegas dan meminta mahasiswa menutup buku.

Sedangkan Al yang bahagia memaafkan dua karyawan kantornya yang tak sengaja menyenggol mobil Al.

Rona cerah Al mengalahkan amarahnya.

Reyna masih terus menunggu Rosa dan datanglah Sarah yang bertanya ke mana Rosa.

Mirna makin merasa aneh, kali ini Sarah yang datang dan terlihat satu keluarga yang datang.

Saat Reyna mau pipis, Sarah berinisiatif menemani Reyna ke kamar kecil.

Kepala Mirna makin pusing melihat keadaan yang janggal.

Nino belum pulang dan menguping percakapan Sarah dan Reyna.

Sarah berhasil memujuk Reyna untuk membuka isi tas Reyna dan mengambil anting itu.

Nino baru sadar, apa alasan Sarah bertanya perihal antingnya.

Pertama, saat berpapasan dengan Sarah di mall. 

Ikatan Cinta 152-153 Segmen 2
Ikatan Cinta 152-153 Segmen 2 (RCTI+)

Kedua, sewaktu mau mendatangi rumah orang tua Andin untuk mengembalikan anting itu.

Nino terlambat insaf, itu maksud anting yang kemarin. 

Baru risleting tas Reyna terbuka sebentar.

Ternyata bel sekolah berbunyi dan Reyna kembali ke kelas.

Rencana Sarah gagal untuk kedua kalinya.

Reyna bergegas masuk ke kelas dan bertemu dengan Rosa.

Nino memanggil dan bertanya kepada Sarah tentang anting.

Anting Reyna tadi sama dengan yang jatuh di mall.

Sarah panik dan berharap Nino tak mengaitkan anting itu dengan Elsa.

Segmen 3: Michi dan Angga menanyakan Elsa yang berada di cafe yang sama.

Angga yang tahu dengan sifat Roy berkonfrontasi dengan Elsa.

Elsa berusaha meyakinkan Michi mengenai struk penarikan uang dari ATM Roy sehari sebelum tewas.

Saat Elsa mendatangi Andin, ada rasa deja vu.

Andin menekan soal Elsa yang pernah mengandung anak siapa, tapi kembali mengelak dan membingungkan Andin.

Inti Cerita:

Kembali, Nino memanggil Sarah dengan heran.

Nino bertanya kepada Reyna soal anting dan mengira itu anting yang sama dengan yang jatuh di mall.

Sarah menutupi kecemasan dirinya dengan menceritakan Reyna yang punya pasangan anting yang mirip sebelahnya.

Tapi Nino bertanya lebih dalam, mengaitkan dengan Elsa datang ke sekolah dan menggeledah tas Reyna.

Sarah tak tahu Elsa datang ke sekolah.

Membawa harga anting yang turun jika hanya dijual sebelah, Sarah berhasil meyakinkan Nino.

Sayangnya, Nino masih ragu dengan ucapan Sarah yang jujur.

Rosa bertemu dengan Sarah dan beralasan mampir ke supermarket dekat sekolah Reyna.

Pertama kali Sarah datang ke sekolah Reyna, Sarah mengarang tahu dari Andin.

Mirna merasa ada yang mencurigakan tapi belum ada bahan.

Sewaktu rapat, Al meminta karyawan untuk berusaha lebih baik lagi, hingga akan memberi bonus.

Mereka semua heran dengan mood Al saat itu.

Di cafe, Elsa makin bingung dengan belum ada kabar dari Sarah.

Sementara Angga dan Michi datang ke cafe untuk memesan makanan karena Michi sedang lapar.

Michi masih penasaran dengan struk ATM kartu Roy, demikian juga Angga.

Angga sempat berkesimpulan, Roy mengambil uang sebanyak itu setelah tewas, tapi belum cukup.

Tinggal berharap laptop dan ponsel Roy yang masih hidup.

Tak sengaja, Michi melihat Elsa sebab karena sempat bertemu dan membahas soal Andin dan Roy.

Angga yang kesal mendengarkan dengan baik.

Michi memanggil Elsa yang makin lama makin bingung dengan keadaan ini.

Wajah Angga hanya kesal melihat ada Elsa di sebelahnya.

Michi membuka tanya untuk membantu Angga, soal pembunuhan Roy.

Mendadak muka Angga sinis.

Michi menemukan struk penarikan uang Roy sebesar Rp 25 Juta.

Pada pagi Roy menarik uang dan sore dibunuh.

Angga menekan kepada Elsa sebab Roy mustahil menarik uang sebanyak itu.

Ternyata, Roy menarik uang itu untuk menyerahkan kepada Elsa yang hamil anak Roy.

Angga makin menekan Elsa yang diam dan mengira tahu.

Elsa tahu sebab uang itu untuk menggugurkan kandungannya.

Maka, Elsa mengelabui Angga dan Michi dengan meminta Michi percaya dengan ucapannya di salon.

Michi setengah percaya, tapi Angga masih menekan.

Terutama saat Angga bertanya kepada Andin, Roy sangat mencintai Andin.

Angga lebih tahu dengan Roy yang tak mungkin sangat mencintai dan bertanggung jawab dengan seseorang yang dicintainya.

Elsa tersenyum menutupi kesalahannya.

Akhirnya, Elsa meminta nomor kontak Michi.

Angga dan Elsa berkonfrotasi soal Roy. 

Ikatan Cinta 152-153 Segmen 3
Ikatan Cinta 152-153 Segmen 3 (RCTI+)

Angga tahu dengan sifat Elsa tak termakan permainan licik Elsa.

Sedangkan Elsa makin kesal karena Angga dan Michi menyelidiki barang Roy.

Jika mereka curiga Elsa hamil dari Roy, akan bahaya.

Syahdan, Elsa terus memantau pergerakan Michi karena sudah menyimpan nomor kontak Michelle.

Tapi keadaan makin runyam di dalam diri Elsa.

Sarah gagal mendapatkan anting itu setelah ada Nino di sekolah.

Elsa makin kaget sampai mendengar percakapan dengan Reyna.

Sarah berharap Nino tak curiga dengan Elsa, tapi Sarah membela diri.

Elsa makin pening dengan kemunculan Nino tadi.

Saat di kantor, Nino baru tahu bahwa Andin dan Al akan bercerai, sampai kesal alasan Elsa tak memberitahunya.

Ruwet keadaan Elsa karena Sarah masih belum menjual anting itu.

Nino menghubungi Elsa yang baru tahu, Andin mau bercerai dari Al dan tahu dari Sarah.

Kesal dengan pertanyaan Nino, Elsa mematikan.

Tapi Elsa tak tahu juga, maka menghubungi Andin yang selesai mengajar.

Elsa mau bertemu dengan Andin di cafe dekat kampus.

Di kantor, Al lagi good mood.

Terlihat oleh Rendy soal mood Al yang ceria hingga peserta rapat memujinya.

Rendy mengabarkan pemakaman Jaja.

Maka Al menyuruh Rendy memberikan uang duka kepada istri Jaja.

Al makin pusing, andai Andin tahu soal Jaja.

Surya masih bertanya soal saksi kepada Rafael.

Jaja sudah meninggal, Surya baru mendengarkan.

Padahal saksi yang banyak berbicara saat persidangan.

Rafael sedang menemui jalan buntu, tapi tak mau menyerah untuk membersihkan nama baik Andin.

Maka, Rafael coba bertanya kepada istri Jaja dan pergi ke rumah Jaja.

Reyna sudah sampai di rumah bersama Reyna dan Mirna yang pergi ke belakang.

Reyna ingin bertanya karena sering melamun.

Ternyata Reyna sering memikirkan Al dan Andin tak mau berpisah hingga mempunyai adik bernama Aladin.

Rosa mengajak Reyna mendoakan agar Al dan Andin tak berpisah.

Di cafe, Elsa tahu Andin mau bercerai.

Elsa tahu dari Nino.

Sementara Andin tak tahu dari mana Nino kabar itu.

Andin tidak mau menceritakan itu karena bukan urusan Elsa.

Elsa makin kesal karena tahu dari Nino.

Selain itu, Andin sedang menanggung beban pikiran yang berat.

Elsa mengiyakan, karena Al harus memaafkan Andin yang membunuh Roy.

Andin tidak membunuh Roy dan Al percaya dengan ucapan Andin.

Keadaan ini makin merumitkan Elsa, karena Andin dan Al akan mencari pelakunya bersama.

Tak berselang, gelap Elsa jatuh karena gelegapan.

Andin memanggil pelayan cafe dan meminta Elsa berhati-hati.

Sidang gugatan cerai Andin dan Al akan besok dan harapan Elsa agar mereka tak bercerai.

Andin merasa deja vu, karena Elsa menghampirinya dan berbicara soal kehamilan Elsa.

Sampai penasaran Elsa yang mengandung anak siapa.

"Roy, 'kan?" kata Elsa.

Elsa sempat berbohong kepada Andin, karena Elsa sempat mengatakan dirinya hamil anak Roy ataupun Al.

Andin masih ingat Elsa beroleh anak dari Roy.

Tapi Elsa tak mau mengingat karena itu masa kelam hidupnya.

Ini masih memancing penasaran Andin dengan sikap Elsa yang mengelak.

Segmen 4: Reyna meminta Andin serta Al dan Rosa berdoa agar mereka bersatu seperti semula.

Al hendak membawa pulang Andin karena percaya dengan takdir yang mempertemukan mereka.

Tak menyerah, Nino dan Rafael menemui rumah almarhum Jaja.

Reyna makin melamun hingga lupa ada acara berkebun bersama papa atau opa.

Ditambah Al dan Andin harus menghadiri sidang perceraian.

Maka, Rosa meminta tolong kepada Surya untuk menggantikan posisi Al.

Inti Cerita:

Malamnya, Al teringat karena besok sidang gugatan cerai.

Dia berencana akan membawa pulang Andin, karena yakin ditakdirkan bersama-sama.

Al akan pegang ucapan Andin soal takdir itu.

Rosa mengantar Reyna ke kamar Al karena Reyna belum pulang.

Reyna rindu dengan Andin sehingga Al ingin menghubungi Andin demi Reyna.

Sedangkan mereka mengadakan video call kepada Andin.

Jadi Reyna mengajak mereka berdoa bersama karena sedih dengan keadaan Al dan Andin yang terpisah.

Reyna memohon agar keduanya tak bercerai.

Maka doa itu dipanjatkan kepada Allah.

Andin menangis dengan doa itu agar mereka bersatu lagi.

Video call itu berakhir ucapan rindu antara Andin dan Reyna.

Ikatan Cinta 152-153 Segmen 4
Ikatan Cinta 152-153 Segmen 4 (RCTI+)

Sekeras usaha Andin berpisah, tapi tetap bersatu jadi pilihan.

Apalagi untuk berpisah dari Reyna.

Di tempat lain, Nino bertanya soal Elsa yang bertemu dengan Andin.

Elsa bertanya mengenai perceraian itu dan akan menjalani sidang perceraian besok.

Wajah Nino terdiam dan Elsa mendatangi Nino agar memastikan tiada kesempatan untuk mendekati Andin.

Kesempatan dua minggu itu tinggal dua hari, ditambah saksi itu sudah meninggal.

Maka, Elsa meminta Nino untuk berhenti menyelidiki pembunuh Roy dan fokus dengan rumah tangga mereka.

Tapi Nino meminta waktu lagi dan tak menyerah.

Walhasil, Elsa mengikut permainan Nino sampai waktu habis.

Esok harinya selesai sarapan, Surya dan Sarah akan mengantarkan Andin ke tempat persidangan untuk menguatkan dan menyemangati Andin.

Tak lupa Al mengingatkan Andin untuk meminum obat dari psikiater.

Mereka berangkat ke pengadilan agama bersama-sama.

Al mengantarkan Rosa dan langsung berangkat ke tempat sidang.

Reyna meminta Al pulang bersama Andin.

Mirna berharap Al membawa pulang Andin dan bahagia.

Sedangkan Rafael mau menemui Yuli, istri Jaja untuk memberi petunjuk soal Jaja.

Tapi Rendy sudah tiba duluan sebelum Rafael dan memberikan uang duka untuk keluarga Almarhum Jaja.

Menyusul Nino ke rumah Jaja, karena ingat dengan satpam kluster perumahannya yang sudah melayat ke rumah duka.

Nino melihat maps.

Tanpa menduga, Nino berpapasan dengan Rendy yang berdalih ke rumah kerabatnya di sekitar sini.

Nino tak percaya dengan ucapan Rendy dan mengaitkan dengan Jaja.

Tak lama berselang, Rafael tiba menemui Nino dan pergi menuju ke rumah duka.

Ada yang aneh di sekolah Reyna karena yang hadir bapak-bapak semua.

Reyna tak ingat karena sedang melamun sedih.

Ternyata guru memberitahukan untuk mengajak Papa atau Opa untuk berkebun bersama.

Mereka tak tahu dan Rosa juga.

Jadi Rosa akan menghubungi Al yang jadi masalah.

Jika Al tak datang, artinya Al harus menyetujui perceraian.

Syahdan Rosa menghubungi Surya yang baru tiba ke pengadilan agama bersama Sarah dan Andin.

Rosa meminta bantuan untuk acara berkebun karena mendadak memberitahu karena Al akan menghadiri sidang.

Apalagi Al menghadiri sidang bersama Andin.

Reyna tak memberitahu dan Andin merasa bersalah dengan Reyna jadi korban hubungan mereka.

Surya mendua, antara mau menguat hati Andin dan mendampingi Reyna.

Andin harus berjanji kepada Surya untuk kuat dan mengikuti kata hati berkait putusannya nanti.

Surya lantas mendatangi sekolah Reyna.

Segmen 5: Rafael dan Nino mendatangi rumah duka.

Ternyata sebelum mereka ada Rendy yang datang, ini makin mencurigakan Nino.

Mendadak sebelum sidang gugatan cerai bermula, Andin terkena serangan panik lagi.

Setelah tenang, Andin duduk duluan di kursi khusus pasangan yang menghadiri sidang gugatan cerai.

Aldebaran belum muncul batang hidungnya, tapi Andin yakin
Al akan datang.

Andin dengan muka tegang masih menunggu kedatangan Al.

Inti Cerita:

Di rumah duka, Yuli selesai merapal Yasin sendirian.

Kemudian Nino dan Rafael mendatangi rumah Jaja, tapi wajah Yuli memasam karena Jaja meninggal.

Rafael meminta maaf dulu untuk menyampaikan belasungkawa dan masing-masing memberikan uang duka.

Nino masih bertanya soal Jaja yang pernah jadi saksi persidangan di sebuah pengadilan.

Yuli baru tahu.

Rafael membenarkan.

Yuli masih ingat dan bercerita secara tidak detil.

Namun, Yuli masih kehilangan sehingga tak mau bertanya lebih detil.

Rafael meminta maaf, tapi Nino masih meneruskan dan ingin tahu ada seseorang yang mengenakan jas.

Yuli mengiyakan tapi tak kenal dan mengatakan itu teman suaminya.

Nino tahu itu Rendy dan sampai mencurigakan karena menemui Yuli.

Sampai mengira ada hubungan dengan Al.

Al sedang memacu cepat agar tak telat ke pengadilan.

Sedangkan, Andin bersama Sarah sedang berjalan.

Tiba-tiba, Andin terkena serangan panik, hingga duduk.

Terasa pusing dan cemas, Sarah menenangkan dan meminta Andin menarik napas pelan.

Atika, mediator menemui Andin agar mereka kembali rujuk.

Persidangan akan bermula dan mereka harus mematikan ponselnya.

Mereka masuk dan melihat ruang sidang.

Sarah menguatkan Andin yang duduk di kursi pasangan, kemudian duduk di kursi pengunjung.

Andin hanya menoleh kiri-kanan karena Al belum datang, sedangkan Sarah, Atika, dan panitera menoleh. 

Ikatan Cinta 152-153 Segmen 5
Ikatan Cinta 152-153 Segmen 5 (RCTI+)

Muncul rasa cemas dan muka tegang tapi masih yakin Aldebaran akan datang pada saat perlu dan masih menunggu kedatangan suaminya.

Akankah Aldebaran datang tepat waktu?

Saksikan Sabtu malam ini.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved