Sumber Suara Dentuman Misterius di Malang Akhirnya Terungkap, Fenomena Alam Thunderstorm

Akhirnya terjawab sudah sumber suara dentuman misterius di Malang. Suara dentuman di Malang dirasakan warga pada Selasa (2/1/2021) sekitar pukul 23.30

Tayang:
Editor: M. Syah Beni
Tribunsumsel.com/ Kompas
Sumber Suara Dentuman Misterius di Malang Akhirnya Terungkap, Fenomena Alam Thunderstorm 

TRIBUNSUMSEL.COM, MALANG - Akhirnya terjawab sudah sumber suara dentuman misterius di Malang

Suara dentuman di Malang dirasakan warga pada Selasa (2/1/2021) sekitar pukul 23.30 WIB sampai Rabu (3/1/2021) sekitar pukul 01.18 WIB.

Bahkan suara dentuman cukup keras membuat kaca rumah bergetar.

Beberapa netizen mengaku masih merasakan dan mendengar suara dentuman sampai pukul 03.22 WIB.

Dentuman misterius itu terasa di Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang.

"Mimin masih belum bisa memperkirakan itu suara dentuman berasal dari mana. Ini masih gali info kepada rekan-rekan daerah lain. Mohon waktu ya teman-teman sekalian kita berdo'a bersama-sama semoga selalu diberikan keselamatan," ungkap admin BPBD Kota Malang dalam postingan di Twitter.

Penyebab suara dentuman di Malang terungkap.

Dari penjelasan ahli di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suara dentuman itu akibat fenomena alam, Thunderstorm.

Hal ini seperti disampaikan Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui akun Twitter-nya Rabu. (3/2/2021).

'Akhirnya dengan tegas sampaikan bahwa dentuman di malang adalah thunderstorm' tulis Daryono di akun @DaryonoBMKG.

Unggahan Daryono kemudian di-reetweet oleh akun Twitter BPBD Kota Malang.

'Sudah dikonfirmasi langsung dari pihak BMKG melalui Bapak @DaryonoBMKG yang menyebutkan bahwa suara dentuman yang sampai hingga saat ini, merupakan fenomena thunderstorm atau badai petir.

Jadi untuk itu dimohon tetap tenang dan tidak panik ya sobat!' tulis akun BPBD Kota Malang Kamis, (4/2/2021).

Apa itu Thunderstorm ?

Melansir dari Wikipedia, Thunderstorm adalah badai petir yang juga disebut badai listrik, badai guntur atau badai-p.

Mengutip situs satelit.bmkg.go.id, terdapat 3 (tiga) syarat dasar untuk terbentuknya badai guntur/thunderstorm, yaitu uap air, ketakstabilan/instabilitas udara dan mekanisme pengangkatan massa udara (lifting).

Udara dikatakan tak stabil jika ia terus naik ketika ada dorongan ke atas.

Suatu massa udara tidak stabil dicirikan oleh udara panas yang lembab di dekat permukaan dan udara dingin yang kering di atasnya.

Ketika parsel udara yang naik mengalami pendinginan, sebagian uap airnya akan terkondensasi membentuk awan cumulonimbus (Cb) yang umumnya disebut badai guntur (thunderstorm).

Perkembangan badai guntur memerlukan faktor pemicu atau mekanisme awal yang menimbulkan gerakan massa udara ke atas.

Suhu di lapisan paling bawah atmosfer meningkat sangat cepat pada sore atau malam hari karena pemanasan daratan dan udara panas akan cenderung untuk bergerak naik.

Pengangkatan (lifting) juga dapat disebabkan oleh adanya front, terutama front dingin dan dry‐ lines.

Bentuk rupa bumi (terrain) juga dapat menyebabkan pengangkatan udara, seperti ketika aliran udara melalui daerah pegunungan maka angin akan dipaksa naik melewati lereng pegunungan.

Semua badai guntur tersusun berawal dari sel badai guntur.

Sel thunderstorm memiliki ciri khusus yaitu siklus hidupnya hanya sekitar 30 menit.

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Penyebab Pasti Dentuman Misterius di Malang, BMKG Sampaikan dari Fenomena Thunderstorm, https://suryamalang.tribunnews.com/2021/02/04/penyebab-pasti-dentuman-misterius-di-malang-bmkg-sampaikan-dari-fenomena-thunderstorm?page=all

Sumber: Surya Malang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved