Breaking News:

Penjelasan Apakah Buku Tabungan dan ATM Harus Diganti Setelah Bank Syariah Indonesia Beroperasi

Sejumlah nasabah bank syariah bertanya apakah harus segera mengganti buku tabungan dan ATM setelah Bank Syariah Indonesia (BSI)

Istimewa
Sejumlah nasabah bank syariah bertanya apakah harus segera mengganti buku tabungan dan ATM setelah Bank Syariah Indonesia (BSI) 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA-Sejumlah nasabah bank syariah bertanya apakah harus segera mengganti buku tabungan dan ATM setelah Bank Syariah Indonesia (BSI).

Bank Syariah Indonesia merupakan gabungan dari tiga bank syariah yakni Bank BRI Syariah, PT Bank BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri.

Saat ini Bank Syariah Indonesia masih dalam proses integrasi dari tiga bank syariah BUMN tersebut.

Manajemen mengimbau kepada nasabah ketiga bank syariah itu agar tetap bertransaksi di ATM bank masing-masing.

"Sehubungan dengan proses integrasi yang masih berjalan, nasabah disarankan tetap menggunakan jaringan ATM dari masing-masing bank," tulis BNI Syariah dalam situs web resminya dikutip Kompas.com, Selasa (2/2/2021).

Tak hanya itu, nasabah juga dapat menggunakan ATM dari jaringan ATM yang bekerja sama, yakni jaringan ATM Prima, ATM bersama, dan GPN.

Bagaimana nasib kartu ATM dan tabungan dari tiga bank syariah BUMN yang saat ini masih dipegang nasabah?

Semua produk fisik seperti buku tabungan, kartu debit, dan e-money tidak perlu diganti.

Penggantian item-item tersebut bakal dilakukan secara bertahap. Saat ini, semua kartu itu masih dapat digunakan dengan baik.

Begitu pula untuk tabungan, deposito, giro, dan cek. Nasabah tetap dapat menggunakan rekening tabungan yang dimiliki saat ini sampai cabang tersebut berubah menjadi kantor cabang pilot.

Halaman
1234
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved