Profil dan Biodata Rektor USU Muryanto Amin, Sempat Dilaporkan Kasus Plagiat
Muryanto yang menggantikan Runtung Sitepu dilantik menjadi rektor oleh Majelis Wali Amanat (MWA) USU di Jakarta, Kamis (28/1/2021).
TRIBUNSUMSEL.COM, MEDAN-Muryanto Amin resmi dilantik menjadi Rektor Univesitas Sumatera Utara (USU), periode 2021-2026.
Muryanto yang menggantikan Runtung Sitepu dilantik menjadi rektor oleh Majelis Wali Amanat (MWA) USU di Jakarta, Kamis (28/1/2021).
Berikut Profil Biodata Muryanto Amin
Dilansir dari laman usu.ac.id, Muryanto sebelumnya menjabat Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang menjabat sejak 2016 silam.
Ayah tiga anak ini diketahui juga merupakan seorang aktivis HMI.
Pria kelahiran Medan 30 September 1974 ini sekaligus mencatatkan sejarah baru untuk kali pertamanya Rektor USU terpilih dari FISIP.
Muryanto Amin sendiri merupakan alumni Jurusan Administrasi Negara, FISIP USU angkatan 1992.
Untuk jenjang Magister dan Doktor Ilmu Politik diraihnya dari Universitas Indonesia.
Disisi lain, gelar doktor diraih dengan disertasinya berjudul 'Kekuasaan dan Politik Lokal (Studi tentang Peran Pemuda Pancasila dalam Mendukung Syamsul Arifin dan Gatot Pudjonugroho sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara Periode 2008-2013)'.
Ia kemudian, menjadi dosen di Program Studi Ilmu Politik, USU. Sejak 2002 hingga 2006, Muryanto Amin pernah menjadi asisten dosen di FISIP USU, lalu menjadi dosen sebelum akhirnya menjadi Dekan FISIP USU dan terakhir terpilih menjadi Rektor USU.
Sempat Dilaporkan Plagiarisme
Pelantikan Muryanto Amin sebagai Rektor USU baru dilakukan setelah polemik self-plagiarism yang diduga dilakukan Muryanto.
Muryanto sebelumnya dilaporkan atas tudingan self-plagiarism setelah terpilih sebagai Rektor USU terpilih.
Muryanto sempat dinyatakan melakukan plagiat atas karyanya sendiri yang berjudul 'A New Patronage Network of Pemuda Pancasila in Governor Election of North Sumatera' yang dipublikasikan pada jurnal 'Man in India'.
Karya itu dinilai plagiat dari karya Muryanto sendiri yang dalam bahasa Indonesia berjudul 'Relasi Jaringan Organisasi Pemuda dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara'.