Breaking News:

Perjalanan Panjang Indomie Hingga Jadi Mi Terenak di Dunia, Produk Pertama Rasa Kaldu Ayam

Indomie saat ini menjadi makanan yang banyak disukai di sejumlah negara. Mulai dari negara Asia, Amerika, Eropa, hingga Afrika

Editor: Wawan Perdana
instagram/aurelie.hermansyah
Produk Indomie di Turki. Di Turki, Indomie dijual dalam varian rasa sayuran, ayam bawang, daging sapi muda, dan Indomie goreng. Semua rasa tersebut dijual dalam dua kemasan, yakni kemasan plastik dan mangkuk (cup) 

TRIBUNSUMSEL.COM-Indomie saat ini menjadi makanan yang banyak disukai di sejumlah negara. Mulai dari negara Asia, Amerika, Eropa, hingga Afrika.

Nama besar Indomie yang diperoleh saat ini tidak diwujudkan dalam waktu singkat. Perjalanannya panjang dimulai awal kemunculan pada tahun 1969.

Produk pertama Indomie bukan mi goreng, melainkan mi instan kaldu ayam.

Awalnya banyak yang meragukan bahwa mi instan dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pangan pokok.

Namun, karena mi instan sendiri harganya relatif terjangkau, mudah disajikan, dan awet, Indomie berkembang pesat.

Mi instan dengan rasa kaldu ayam dapat diterima oleh lidah masyarakat. Berkat kesuksesan itu pada 1982, penjualan produk Indomie mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Pada tahun itu juga diluncurkannya varian Indomie Kuah Rasa Kari Ayam.

Setahun kemudian yaitu pada 1983, produk Indomie kembali semakin digemari oleh masyarakat Indonesia dengan diluncurkannya varian Indomie Mi Goreng.

Saat ini tak hanya di Indonesia, melainkan juga mi instan ini telah merambah banyak negara termasuk Amerika Serikat, Australia, Inggris, Timur Tengah, dan China.

Dinobatkan Mi Terenak di Dunia

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved