Berita Palembang

Booming Olahraga Line Dance, Bisa Untuk Anak-anak hingga Kakek-Nenek, Ini Manfaatnya

Line Dance ini juga bisa diikuti oleh semua kalangan. Mulai dari anak-anak berusia 5 tahun, SD, SMP, remaja, dewasa, dan lansia.

Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/MELISA WULANDARI
Hj Eryn Sukma (berdiri nomor 4 dari kiri) bersama pedansa Line Dance di Radisya Studio & Sauna yang berlokasi di Jalan Mahmil No 3 KM 5,5, Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pernah mendengar olahraga Line Dance atau Langkah Dansa?

Ternyata olahraga ini banyak membawa manfaat bagi pedansa (sebutan bagi yang ikut olahraga Line Dance) di antaranya penyakit demensia.

Olahraga ini sangat bermanfaat untuk mencegah kepikunan yang menyebabkan demensia karena setiap pedansa harus mengingat gerakan dari Line Dance tersebut.

Ketua Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) Sumsel, Hj Eryn Sukma SH SE, yang juga merupakan pemilik dari Radisya Studio & Sauna ini mengatakan Line Dance ini bisa melatih dan mempertajam daya ingat, memperlancar daya motorik otak, memperkuat daya orientasi, dan melatih daya konsentrasi.

"Line Dance dapat mempertajam daya ingat dan mengoptimalkan fungsi otak dikarenakan pada setiap lagu punya gerakan yang berbeda yang diciptakan oleh seorang pencipta langkah atau biasa disebut koreografer," katanya yang menekuni Line Dance sejak 2009 ini, Selasa (19/1/2021).

Ia menambahkan, karena dari satu lagu bisa saja terdapat gerakan dari koreografer yang berbeda, contohnya lagu daerah Sumatera Selatan berjudul Ya Saman, ada 2 koreografer, yakni dari Muhammad Yani dari ILDI dan Ferdi dari ULD yang gerakannya berbeda.

"Line Dance memiliki gerakan yang berbeda dengan olahraga lain seperti Aerobik. Pada Line Dance tidak ada hentakan tulang, otot dan olahraga ini sangat. bagus untuk melatih daya ingat," ujarnya.

Line Dance ini juga bisa diikuti oleh semua kalangan. Mulai dari anak-anak berusia 5 tahun, SD, SMP, remaja, dewasa, dan lansia.

Olahraga ini pun cukup digemari oleh banyak kalangan. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya Sanggar/Studio Senam di Kota Palembang yang membuka kelas Line Dance, termasuk salah satunya di Radisya Studio & Sauna yang berlokasi di Jalan Mahmil No. 3 KM. 5,5, Palembang

Nantinya, di Studio Radisya selain membuka kelas Line Dance dan Aerobic juga akan ada kelas Zumba, Yoga, Belly Dance, Muay Thai, Kick Boxing, Taekwondo.

"Di Radisya Studio saat ini memiliki lebih dari 100 member dari semua kalangan, baik remaja juga dewasa," katanya.

ILDI Sumsel Ciptakan Koreo Line Dance

Sementara itu, ILDI Sumsel juga telah menciptakan gerakan atau koreo dari beberapa lagu untuk Line Dance terbaru, yakni Ya Saman, Dek Sangke, Bujang Gadis Palembang, Petang petang, Cup Mailang, Bete bete, Pergi pagi pulang pagi.

Scream & Shout, More Than You Know, Cinta, Hotel California, Pa Pa Pa, Toma Toma, Sa su sayang, Girl in The Mirror. Line Dance Dek Sangke dan Scream and Shout diciptakan koreonya oleh Eryn.

"Untuk menciptakan gerakannya ini ya Tidak susah, tapi harus melalui tahapan-tahapan untuk bisa dimasukkan pada website CopperKnob," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved