Juara Thailand Open, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Persembahkan Gelar Pertama Indonesia Tahun 2021

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, menorehkan prestasi cemerlang dengan menjadi juara Thailand Open 2021

Editor: Wawan Perdana
Instagram @badminton.ina
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, menorehkan prestasi cemerlang di awal tahun 2021 ini dengan menjadi juara Thailand Open. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANGKOK-Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, menorehkan prestasi cemerlang di awal tahun 2021 ini.

Pasangan ini mempersembahkan gelar pertama kepada Indonesia di tahun ini.

Keduanya jadi juara setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Minggu (17/1/2021) sore WIB.

Greysia/Apriyani menang dengan dua gim langsung, 21-15, 21-13 dalam pertandingan berdurasi 51 menit.

Kemenangan tersebut sedikit mengobati luka Indonesia di sektor ganda campuran mengingat pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal juara.

Pasangan Indonesia menang berkat pintar menempatkan bola di ruang kosong sehingga membuat lawan kerepotan.

Jalannya Pertandingan Greysia/Apriyani mengawali pertandingan dengan melakukan kesalahan.

Bola yang dia pukul terlalu keras dan keluar. Namun, mereka mampu membalasnya dengan smash keras yang menghujam tubuh lawan.

Usai seri 1-1, pertandingan semakin memanas. Kedua pasangan saling kejar-mengejar angka dan saling menyerang.

Kejar-mengejar angka dan saling berganti memimpin terjadi hingga skor 6-6. Setelah itu, Greysia/Apriyani berhasil memimpin dengan jarak dua angka 8-6.

Tetapi, dua kesalahan Greysia/Apriyani membuat pertandingan kembali imbang 8-8. Wakil Indonesia, Greysia/Apriyani berhasil mengamankan interval gim pertama dengan memimpin 11-9.

Selepas interval, mereka semakin rajin untuk menyerang. Hasilnya, Greysia/Apriyani memperlebar keunggulan hingga 17-10.

Smash, permainan depan net, dan bola silang ganda putri Indonesia itu membuat wakil tuan rumah, Kititharakul/Prajongjai, kesulitan.

Selain pertahanan Kititharakul/Prajongjai cukup rapuh, mereka juga kerap melakukan kesalahan sendiri.

Memasuki angka-angka krusial, Greysia/Apriyani "menghabisi" tenaga Prajongjai dengan memberi bola kepadanya di belakang berulang-ulang hingga rally sepanjang 65 pukulan.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved