Breaking News:

Heboh Babi Masuk Pemukiman, Dipukul Diam Saja, Darah Masih Bercucuran saat Hendak Dikubur : Kan Aneh

"Tapi, pemilik belum juga datang, makanya kita inisiatif mengubur Bagong itu, karena sudah dalam keadaan mati," k

Tribun Jabar/ Padna
Suasana saat Warga melihat kondisi bagong, diblok Hajaresik Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Pangandaran, Padna

TRIBUNSUMSEL.COM, PANGANDARAN - Heboh seekor babi hutan masuk pemukiman warga, Senin (11/1/2021).

Babi hutan yang biasa disebut dengan bagong itu berkeliaran di perkampungan sampai Warga sempat menunggu pemilik Bagong tersebut.

Kini sang babi dikabarkan mati.

Dari informasi yang diterima Tribun Jabar, hingga tadi pagi pemilik babi hutan belum juga datang.

Warga pun langsung mengubur Bagong tersebut di lokasi belakang rumah salah satu warga di RT. 29 RW. 09 Dusun Hajaresik, Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Selasa (12/1/2021).

Seorang warga sekaligus Ketua RT 29, Haeni (52) menyampaikan, mulai dari kemarin sampai tadi pagi dirinya bersama warga menunggu pemilik Bagong tersebut .

"Tapi, pemilik belum juga datang, makanya kita inisiatif mengubur Bagong itu, karena sudah dalam keadaan mati," kata Haeni saat ditemui Tribun Jabar di rumahnya, Selasa (12/1/2021).

Kata Haeni, Bagong itu dikubur karena sudah mulai mengeluarkan bau menyengat dan juga mulai banyak lalat.

"Itupun dikubur di belakang rumah, tidak jauh karena ditakutkan pemilik Bagong datang ke sini," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: Weni Wahyuny
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved