Sungai Enim Berubah Keruh dan Coklat
Sebagian warga Muaraenim mengeluhkan kondisi air sungai Enim yang tampak keruh berwarna coklat pekat.
Penulis: Ika Anggraeni | Editor: Prawira Maulana
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Ika Anggraeni
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Sebagian warga Muaraenim mengeluhkan kondisi air sungai Enim yang tampak keruh berwarna coklat pekat.
Seperti yang dikatakan oleh Rahmat (46) salah warga yang ditemui Tribunsumsel.com, Senin (11/1/2020).
Dirinya menyatakan prihatin dengan kondisi air sungai belakangan ini yang tampak berubah warna dari biasanya.
"Warnanya itu seperti tidak sehat, keruh dan pekat, dan saya perhatikan ini sudah terjadi beberapa minggu belakangan ini," katanya.
Dikatakannya bahwa hal ini tentu sangat memprihatikan dimana air sungai tersebut masih banyak digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti mandi,mencuci bahkan untuk air minum.
"Tapi kalau kondisinya sudah seperti ini,bagaimana mau digunakan lagi, warnanya seperti warna air kubangan kerbau," katanya.
Hal senada juga dikatakan salah satu pemerhati lingkungan di Kabupaten Muaraenim,Rima Listya bahwa kondisi air sungai sekarang sangat tidak layak lagi untuk di konsumsi.
"Tentu saja kondisi ini sangat kita sayangkan, dimana sungai yang seharusnya terjaga kelestariannya, namun melihat kondisinya saat ini tentu sangat disayangkan," katanya.
Untuk itu lanjutnya pihaknya berharap kepada dinas terkait untuk dapat menindak lanjutinya.
"Memang beberapa minggu ini kerap terjadi hujan deras, namun banyaknya tambang batubara di arah ulu sana juga harus di cek, mungkin bisa menjadi salah satu faktor pemicu juga yang membuat sungai menjadi keruh," pungkasnya.
Tampak kondisi Air Sungai Enim yang tampak Keruh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/sungai-enim121414.jpg)