Breaking News:

Update Harga Karet Hari Ini

Update Harga Karet Hari Ini 4 Januari 2021, Turun Rp 301 per Kg, Akibat Pandemi Covid-19

Harga karet hari ini turun Rp 301 per kg, dibandingkan indikasi karet hari Kamis 31 Desember 2020 untuk KKK 100 persen.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Indeks Harga Karet 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen kembali mengalami penurunan.

"Harga karet hari ini turun Rp 301 per kg, dibandingkan indikasi karet hari Kamis 31 Desember 2020 untuk KKK 100 persen," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Fakhrurrozi Rais melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Rudi Arpian MSi, Senin (4/1/2021).

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 31 Desember 2020 Rp 17.495 per kg.

Sedangkan harga karet hari ini, Senin (4/1/2020) untuk KKK 100 persen Rp 17.194 per kilogram (kg), artinya ada penurunan Rp 301 per kg.

Lalu untuk KKK 70 persen diharga Rp 12.036 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 10.316 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 8.597 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 6.878 per kg.

"Libur Natal dan Tahun baru mempengaruhi harga karet, sehingga harga karet hari ini turun kembali turun. Hari ini turun Rp 301 per kg," katanya.

Rudi mengatakan, bahwa pandemi Covid-19 ini gelombang kedua. Akibatnya membuat perdagangan harga karet alam di pasar global semakin tidak menentu di awal tahun 2021.

"Pandemi Covid-19 mengakibatkan munculnya beragam kebijakan, seperti pembatasan keluar dan masuk barang, penundaan pembelian karet, hingga karantina wilayah (lockdown), sehingga antara pasokan dan permintaan tidak seimbang membuat harga karet tertekan melemah," katanya.

Menurutnya, Indonesia bersama Thailand dan Malaysia berkomitmen menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan karet alam di pasar global. Maka diprediksi harga karet bisa menguat kembali jika pemulihan ekonomi lebih cepat dilakukan oleh negara-negara yang terdampak Covid-19.

"Bagi Indonesia khususnya Sumatera Selatan (Sumsel) kita berharap petani tetap melakukan aktivitas penyadapannya dengan tetap memperbaiki mutu karet," himbaunya.

Lalu memperkuat kelembagaan petani melalui UPPB dan tetap menjaga kebersihan kebun dengan mengumpulkan serasah daun kedalam lobang Biopori yang dibuat diantara pohon karet. Ini untuk perbaikan struktur tanah dan menambah unsur hara.

Ikuti Kami di Google

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved