Breaking News:

Pilkada Musi Rawas 2020

Pilkada Musirawas 2020, Hasil Rekapitulasi Tingkat Kabupaten, Paslon Ramah Berarti Ungguli Petahana

Hasil rapat pleno KPU, Palson nomor urut 01 Ratna Machmud-Hj Suwarti(Ramah Berarti) Ungguli Paslon No Urut 02 H Hendra Gunawan-H Mulyana (H2G-Mulyana)

Sripoku/ Ahmad Farozi
Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pilkada Kabupaten Musirawas tingkat kabupaten yang dilaksanakan KPU Musirawas di Gedung Serba Guna Kecamatan Muara Beliti, Rabu (16/12/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musirawas mengelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pilkada Kabupaten Musirawas tingkat kabupaten yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kecamatan Muara Beliti, Rabu (16/12/2020).

Rapat pleno dipimpin langsung Ketua KPU Kabupaten Musirawas Anasta Tias didampingi empat komisioner lainnya, yaitu Syarifudin, Apandi, Ania Trisna dan Wahyu hidayat. 

Berdasarkan hasil rapat pleno, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Musirawas nomor urut 01 Ratna Machmud - Hj Suwarti (Ramah Berarti) meraih suara sebanyak 112.843 suara. 

Sedangkan pasangan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Musirawas nomor urut 02 H Hendra Gunawan - H Mulyana ( H2G-Mulyana) meraih suara sebanyak 104.939.

Sementara suara sah sebanyak 217.782 suara dan suara tidak sah sebanyak 5.579 suara.

Ketua KPU Musirawas Anasta Tias usai rapat pleno mengatakan, KPU telah merampungkan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Musirawas tahun 2020.

"Sebagaimana dalam berita acara yang kami tandatangani dan putusan yang sudah kami keluarkan bahwa untuk perolehan suara pasangan calon nomor urut 01 Ratna Machmud - Hj Suwarti memperoleh suara sebanyak 112.843 dan pasangan calon nomor urut 02 H Hendra Gunawan - H Mulyana sebanyak104.939," kata Anasta Tias.

Dikatakan, tahapan selanjutnya yang akan dilakukan oleh KPU Kabupaten Musirawas seyelah rapat pleno ini adalah penetapan calon terpilih. Namun pihaknya masih menunggu tiga hari apakah ada sengketa hasil pilkada yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi.

"Tahapan selanjutnya tunggu tiga hari kedepan. Apabila ada sengketa hasil di MK maka kami kordinasi dengan KPU Propinsi bagaimana langkah selanjutnya. Apabila tidak ada kami juga tetap kordinasi dengan KPU Propinsi untuk tahapan selanjutnya yaitu penetapan pasangan calin terpilih," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved