Berita Viral

Setelah Viral karena Doa Ibunya Terkabul, Zanziman Setiap Hari Makan Rumput dan Kena Bully

Sang ibu juga berkata bahwa ada tetangganya yang tidak menganggap Zanziman Ellie sebagai anak laki-laki, melainkan kera.

The Sun
Zanziman sering di-bully 

TRIBUNSUMSEL.COM - Zanziman Ellie menjadi sorotan warga dunia.

Pria yang dijuluki " Mowgli dunia nyata" di Rwanda, Afrika hidup dengan penuh bully.

Ia lahir dengan kondisi rupa tidak sempurna.

Sang ibu mengaku mengucapkan sebuah permintaan kepada Tuhan sehingga doanya dikabulkan tuhan.

Pernyataan itu disampaikan setelah Zanziman mengalami perundungan karena mengalami kondisi medis yang disebut dengan microcephaly Kepada media setempat Zolex, ibu Zanziman mengungkapkan semuanya berawal dari kekecewaan mereka yang kehilangan lima anak saat lahir.

Karena itu, orangtua pemuda berusia 21 tahun itu berlutut, dan "meminta kepada Tuhan agar dikaruniai seorang putra", dikutip The Sun Selasa (1/12/2020).

Bahkan dalam doanya, orangtua Zanziman Ellie sampai mengucapkan mereka tidak masalah mendapatkan anak abnormal, asal berhasil hidup.

Doa itu sekana dikabulkan oleh Tuhan, di mana sembilan bulan kemudian Zanziman lahir di mana dia menderita microcephaly.

Dilaporkan Afrimax Rwanda, karena kondisinya itu Zanziman sering di-bully oleh warga desa setiap hari, di mana dia diejek karena "berbeda".

Karena itu setiap harinya, pemuda itu bakal pergi ke hutan sejauh 32 kilometer dari rumahnya demi menghindari makian warga kampung.

Sering dirundung membuat Zanziman mulai belajar untuk berlari semakin cepat, bahkan lihai saat memanjat pohon tinggi agar tak diejek penduduk setempat.

Zanziman adalah dia bisa bertahan di hutan selama berjam-jam, dan membuat orangtuanya harus mencarinya saat malam. Ibu Zanziman Ellie menceritakan anaknya itu pernah menjelajahi hutan hingga 230 km dalam sepekan, di mana dia hanya makan rumput.

Apa itu microcephaly?

Zanziman Ellie disebut menderita microcephaly, yakni kondisi di mana kepala bayi yang baru lahir lebih kecil dari ukuran normal.

Bayi yang menderita kondisi itu bakal mengalami kesulitan memelajari sesuatu, atau punya kekurangan di bidang fisik saat mereka tumbuh besar.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved