Palembang Zona Merah Lagi

Palembang Zona Merah Lagi Penyebaran Covid-19, Ini Update Jumlah Kasus Positif Corona

Kota Palembang kembali masuk dalam zona merah atau beresiko tinggi covid-19 berdasarkan hasil data covid-19 yang dikeluarkan Dinas Kota Palembang p

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: M. Syah Beni
Tribunsumsel.com
Palembang Zona Merah Lagi Penyebaran Covid-19, Ini Update Jumlah Kasus Positif Corona 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- KPalembang kembali masuk dalam zona merah atau beresiko tinggi covid-19.

Hal ini berdasarkan data covid-19 yang dikeluarkan Dinas Kota Palembang tanggal 10 Desember 2020 pagi.

Kasus terkonfirmasi covid-19 di kota Palembang mencapai 4.521 atau bertambah 48 kasus.

Penambahan kasus ini tersebar di seluruh kecamatan yang ada di kota Palembang.

Ahli Epidemiologi Sumsel, Dr. Iche Andriyani Liberty mengatakan berdasarkan pemetaan zonasi untuk Kota Palembang dari Gugus Tugas Nasional memang risiko tinggi.

Pemetaan ini, lanjut dia tetap menggunakan 3 domain indikator yakni Epidemiologi, Surveilans kesehtan masyarakat dan pelayanan kesehatan.

"Peta sekarang ini gambaran kondisi 2 minggu terakhir ini," jelas dia saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Kamis (10/12/2020).

Ia mengatakan perubahan zona di Palembang bisa terjadi karena penerapan protokol kesehatan yang mulai kendor.

"Dikala banyak aktivitas sosial ekonomi politik baik yg terencana maupun by accident," tegas dia.

Lanjut dr Iche penerapan protokol kesehatan 3M yakni menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan harus tetap ditegakan dengan ketat.

Ia mengaku segera akan melakukan diskusi dengan Dinas Pendidikan Kota Palembang agar segera meninjau kembali untuk melakukan kegiatan tatap muka bagi siswa diawal bulan depan.

"Dari awal kalau untuk kota Palembang. Saya masih khawatir karena  kasus aktif masih ada disetiap kecamatan di Kota Palembang," bebernya.

Apalagi sebenarnya tidak ada kendala untuk anak didik skolah daring karena  Kota Palembang tidak ada lagi blank spot/ susah sinyal.

"Ini masih kita akan menunggu diskusi dulu dengan pihak terkait," tutur dia.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved