Terungkap Fakta : Banyak Petugas PBB yang Hamili Wanita Timor Leste, Media Australia Berikan Bukti

Terungkap Fakta Jika Banyak Petugas PBB Hamili Wanita Timor Leste, Media Australia Berikan Bukti

Editor: Slamet Teguh
britannica.com
Bendera Timor Leste 

Pegawai PBB, yang berasal dari 40 negara, juga membawa kendaraan berbahaya ke Timor Leste saat berjuang untuk pulih dari pergolakan kekerasan tahun lalu.

Kendaraan PBB telah terlibat dalam 80 kecelakaan kendaraan tunggal sejak Maret, beberapa di antaranya tampaknya melibatkan mengemudi sambil minum.

Atul Khare, seorang diplomat India yang memimpin Misi Terpadu Perserikatan Bangsa-Bangsa di Timor-Leste mengatakan kepada staf PBB.

Atul mengatakan bahwa dia "terkejut dan tertekan" dengan perilaku pengemudi PBB.

"Kami adalah tamu di negeri ini, dan kami hadir di sini untuk membantu masyarakat pulih dari trauma konflik dan bukan untuk mengabadikannya," ujarnya.

Ketika Dewan Keamanan PBB membentuk misi pada Agustus tahun 2006.

Sukehiro Hasegawa, pejabat tinggi PBB di Dili, menjanjikan tindakan keras terhadap perilaku personel PBB.

Di New York, PBB baru saja menerima laporan internal yang mengungkap budaya yang menutupi perilaku menyimpang dan keterlaluan oleh staf PBB di Timor Leste selama bertahun-tahun.

Laporan tersebut mengungkapkan penjaga perdamaian meninggalkan setidaknya 20 bayi yang mereka miliki sebagai ayah dari wanita Timor yang dilanda kemiskinan.

Para wanita itu berakhir distigmatisasi dan dalam beberapa kasus dikucilkan oleh komunitas mereka.

Itu juga mengungkapkan pelecehan seksual terhadap anak-anak dan bestialitas.

Sejak 1999, ketika personel PBB pertama kali tiba di Timor Leste, tidak ada satu pun karyawan yang dituduh melakukan pelanggaran serius.

Allison Cooper, juru bicara PBB di Dili, mengatakan kepada The Age bahwa misi tersebut dengan tegas menegakkan kebijakan tanpa toleransi terhadap setiap kesalahan,

Mereka telah membentuk unit investigasi internal khusus.

Cooper mengatakan mereka yang dites positif telah diskors dari mengendarai kendaraan PBB menunggu penyelidikan akhir.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved