Breaking News:

Berita Palembang

Hari Disabilitas Internasional 2020, Alfamart - Alfability Memandang Setara Penyandang Disabilitas

program Alfability, Alfamart percaya bahwa setiap orang punya kemampuan (ability) termasuk kepada penyandang disabilitas. Mengajak untuk fokus pada ke

ISTIMEWA
Program Alfamart - Alfability memberikan kesempatan pada penyandang disabilitas untuk berkarya bersama perusahaan inklusi Alfarmart. Hal ini ditegaskan kembali pada Hari Disabilitas Internasional 2020. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sebagai gerai komunitas, Alfamart berusaha memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar, salah satunya adalah memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk bergabung bersama Alfamart dalam melayani Indonesia.

Melalui program Alfability, Alfamart dan anak perusahaan secara aktif mengajak penyandang disabilitas untuk bergabung sebagai karyawan sejak tahun 2016.

Sampai bulan November tahun 2020, ada 755 orang telah bergabung sebagai karyawan di Alfamart dan anak perusahaannya.

"Melalui program Alfability, Alfamart percaya bahwa setiap orang punya kemampuan (ability) termasuk kepada penyandang disabilitas. Mengajak untuk fokus pada kemampuan yang dimiliki dan tumbuh bersama, dan bukan focus pada hambatannya," terang Anggara Hans Prawira, Presiden Direktur Alfamart pada kegiatan Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2020 yang diperingati bersama setiap 3 Desember.

Ia menambahkan melalui program Alfamart - Alfability bahwa Alfamart ingin menjadi perusahaan inklusi, yakni perusahaan yang mengakomodir dan menghargai keberagaman karyawannya, untuk memungkinkan kontribusi mereka secara penuh dan tanpa diskriminasi.

"Setiap orang pasti punya kekurangan dan kelebihan, mari kita berfokus kepada kemampuan atau ability yang dimiliki," terangnya.

Hal ini termasuk dalam kesempatan berkarir, semua karyawan, baik disabilitas ataupun non disabilitas memiliki kesempatan karir yang sama.

“Yang kita lihat adalah kinerja, selama punya kinerja baik, menyelesaikan tugas tanggung jawab dengan baik dan nilai-nilai perilaku yang sesuai tentunya kesempatan terbuka luas,” tambah Hans Prawira.

Seperti salah seorang karyawan penyandang disabilitas asal Makassar, Saldi yang memulai bergabung di Alfamart sebagai crew, setelah dua tahun bekerja dan berhasil menyelesaikan penilaian kerja kini ia telah menjadi Asisten Kepala Toko.

Ia mengaku bahwa lingkungan pekerjaan mendukungnya tanpa memandang rendah. “Yang saya lakukan adalah bekerja dengan giat meski ada keterbatasan, jangan sampai lemah karena keadaan,” akunya.

Bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional ini, Hans Prawira berharap semua karyawan penyandang disabilitas lebih semangat dalam berkontribusi nyata dan postitif terhadap kemajuan perusahaan dan Indonesia pada umumnya.

Ikuti Kami di Google

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved