1.213 Personil Dikerahkan Amankan Pilkada, Kapolda Minta Tetap Perhatikan Prokes Saat di TPS

Selain mengamankan jalannya Pilkada di setiap TPS, personil juga dikerahkan untuk memberi himbauan bila nantinya ada kerumunan warga di TPS.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Humas Polda Sumsel
Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S menghadiri acara pembukaan Pelatihan Publik Speaking Bidhumas Polda Sumsel di Gedung Promoter LT III, Selasa (27/10/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polda Sumsel dan jajaran, mengerahkan 1.213 personil untuk melakukan pengamanan jalannya Pilkada serentak di tujuh kabupaten yang ada di Sumsel pada 9 Desember mendatang.

Selain mengamankan jalannya Pilkada di setiap TPS, personil juga dikerahkan untuk memberi himbauan bila nantinya ada kerumunan warga di TPS.

Hal ini diungkapkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, Kamis (3/12/2020).

Kapolda mengungkapkan, Polri mendapatkan tugas dan amanah yang luar biasa dari negara dan masyarakat. Karena tidak terasa, beberapa hari lagi tidak hanya Sumsel, akan tetapi seluruh Indonesia akan melaksanakan Pilkada.

Tentu saja, ini menjadi tugas yang mulia dan ini menjadi amanah yang diberikan masyarakat kepada aparat kepolisian untuk melaksanakan tugas pengamanan. Selain itu, untuk menjaga agar pesta demokrasi dapat berjalan lancar dan tertib.

"Apalagi mengingat saat ini, kita masih dalam masa pandemi covid-19. Tentu saja, ini akan menjadi perhatian untuk kita semua. Selain mengecek kesehatan, kesiapan dan sikap  para personel yang akan melaksanakan pengamanan TPS juga dilakukan," kata Irjen Eko.

Pengamanan di TPS TPS, dilakukan dengan maksimal,  sehingga tidak menimbulkan kerumunan dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah.

Sarana mencuci tangan dengan sabun di TPS, menjaga jarak, dan memakai masker ketika memasuki kawasan atau tempat pencoblosan atau tempat bilik suara harus tetap dilakukan.

Disisi lain,  personel yang akan berangkat melaksanakan tugas pengamanan TPS, juga sudah   mendapatkan pembekalan tentang materi dan simulasi bagaimana tata cara pengamanan TPS Pemilu serentak 2020 ini.

"Atensi dari pimpinan, untuk para personel harus bisa menjaga situasi dan kondisi di TPS yang akan di jaga. Menguasai tempat pelaksanaan tugas dengan berkomunikasi, bekerja sama dan bertanggung jawab dengan baik. Jangan sampai, keberadaan para personel di sana justru akan menyusahkan masyaraka. Karena, anggota Polri  harus melayani dan memberikan rasa aman di tengah masyarakat," ungkap Kapolda.

Kapolda Sumsel juga mengingatkan untuk seluruh personel, agar selalu mengikuti aturan dengan baik.

Apalagi, saat akan melaksanakan tugas pengamanan di TPS.

Terlebih, kondisi saat ini masih dalam masa pandemi covid-19. Mematuhi protokol kesehatan juga sangat diwajibkan.

Jangan menganggap remeh protokol kesehatan, karena ini salah satu sangat penting untuk mencegah penyebaran penularan virus Corona.

Kapolda juga menekankan dan menegaskan, kepada seluruh anggota Polda Sumsel dan jajaran   harus bersikap netral.

Karena, siapa pun yang akan menjadi pemimpin di daerah tersebut, itulah yang  menjadi pilihan masyarakat.

"Selamat melaksanakan pesta femokrasi dulur-dulur kito galo, mamang-mamang, bicek-bicek galo. Mudah mudahan selalu sehat.
Jangan lupa, menerapkan 3 M yakni rajin mencuci tangan dengan sabun, jangan lupa menjaga jarak, dan memakai masker. Tetap jaga keamanan dan ketertiban, agar pilkada di Sumsel bisa berjalan lancar dan aman" pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved