Breaking News:

Berita Palembang

Kenaikan Harga Ayam dan Bawang Merah Sokong Inflasi 0,31 Persen November

Pemerintah harus tetap memantau lonjakan harga pada komoditas yang selalu muncul setiap tahun, terutama di kelompok bahan makanan.

Tribun Sumsel/ Hartati
Kepala BPS Sumsel, Endang Triwahyuningsih saat menyampaikan release data bulanan BPS secara daring, Kamis (15/10/2020) lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat inflasi November sebesar 0,31 persen dan tergolong rendah dibanding bulan sebelumnya.

Meski tergolong rendah, pemerintah diminta untuk tetap waspada terhadap kenaikan harga bahan makanan karena inflasi masih disokong oleh penyebab yang sama yakni naiknya harga daging ayam ras dan bawang merah, cabai merah, dan minyak goreng.

"Pemerintah harus tetap memantau lonjakan harga pada komoditas yang selalu muncul setiap tahun, terutama di kelompok bahan makanan," ujar Kepala BPS Sumsel Endang Triwahyuningsih, Rabu (2/12/2020).

Endang menambahkan terdapat 54 komoditas yang mengalami kenaikan harga di Kota Palembang dan Kota Lubuk Linggau yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau.

Selain itu ada pula kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, mengalami inflasi sebesar 0,15 persen, menyumbang andil inflasi umum sebesar 0,01 persen.

Komoditas yang menyebabkan inflasi bulan November 2020 pada kelompok ini, adalah tisu naik harganya rata-rata sebesar 1,65 persen menyumbang andil inflasi umum sebesar 0,003 persen, pembalut wanita mengalami kenaikan rata-rata harga sebesar 1,22 persen menyumbang andil inflasi umum sebesar 0,003 persen, dan krim wajah mengalami kenaikan rata-rata harga sebesar 1,65 persen.

Sementara itu inflasi kumulatif hingga November Kota Palembang sebesar 0,92 persen.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama, angka tersebut lebih rendah dari tahun 2019 sebesar 1,67 persen, juga lebih rendah dari tahun 2018 sebesar 1,81 persen.

Inflasi Tahunan (YoY) November 2020 terhadap November 2019 sebesar 1,2 persen, jika dibandingkan dengan periode yang sama, angka tersebut lebih rendah dari tahun 2019
sebesar 2,64 persen, juga lebih rendah dari tahun 2018 sebesar 2,43 persen.

Inflasi Kumulatif hingga sampai bulan November 2020, Kota Lubuk Linggau sebesar 1,57 persen, jika dibandingkan pada periode yang sama, angka tersebut lebih rendah dari tahun 2019 sebesar 1,85 persen, juga lebih rendah dari tahun 2018 sebesar 2,07 persen

Sedangkan Inflasi Tahunan (YoY) November 2020 November Tahun 2020 terhadap November 2019 sebesar 1,91 persen, jika dibandingkan pada periode yang sama.

"Inflasi tersebut lebih rendah dari tahun 2019 sebesar 2,20 persen, juga lebih rendah dari tahun 2018 sebesar 2,81 persen," tutup Endang.

Ikuti Kami di Google

Penulis: Hartati
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved