Berita Kriminal

Pria Pengangguran Jambret Hp, Kejar-kejaran dengan Polisi, Terjatuh Babak Belur Diamuk Massa

Baru kali ini saya jambret Pak. Soalnya saya tidak ada uang sama sekali. Jadinya timbul niatan untuk mencuri.

Tayang:
TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Ari (33) penjambret yang diamuk massa saat menjalani pemeriksaan di Unit 5 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Jumat (20/11/2020). 

TRIBUNSUMSEL. COM, PALEMBANG - Ari (33) warga Jalan Wahid Hasyim, Lorong PT Ali, Kecamatan SU 1 Palembang kini sudah merasakan sakitnya diamuk massa.

Tak cukup sampai disitu, pria pengangguran ini juga harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.

Ia ditangkap Unit 5 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kanit Kompol Syukri A Rifai lantaran nekat menjambret handphone milik seorang sopir angkot.

"Baru kali ini saya jambret Pak. Soalnya saya tidak ada uang sama sekali. Jadinya timbul niatan untuk mencuri," ujar Ari saat menjalani pemeriksaan, Jumat (20/11/2020).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Radial, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Ilir Barat 1 tepatnya di depan gedung Palembang Indah Mall (PIM), Kamis (19/11/2020) sekira pukul 05.00 WIB.

Saat kejadian, korban sedang memainkan handphone (hp) setelah memarkirkan mobilnya di pinggir jalan.

Kaca mobil korban dalam keadaan kaca sehingga pelaku dengan mudah langsung merampas hp.

Baca juga: SMKN 5 Palembang Berikan Penghargaan Guru Paling Rajin Selama Pandemi

Baca juga: Pasca 4 Warga di OKU Tersambar Petir Saat Cas Hp Pakai PLTS, Pedagang Kompak Bilang Tidak Jual Alat

Namun aksi itu tak berjalan mulus dikarenakan anggota kepolisian yang sedang berpatroli mendapati aksi tersebut dan langsung mengejar pelaku.

Menggunakan sepeda motornya, pelaku kabur hingga ke arah Rusun 26 Ilir Palembang.

Pelaku berhasil diamankan karena aparat kepolisian yang membawa kendaraan roda empat langsung menabraknya hingga terjatuh.

Nahas bagi pelaku, warga yang menyaksikan aksi kejar-kejaran itu tak tinggal diam dan langsung menghajarnya sebelum dibawa aparat kepolisian ke Polda Sumsel.

"Motor itu punya tetangga saya. Awalnya saya pinjam hanya untuk beli rokok sehabis main game online sampai subuh. Tapi karena tidak ada uang, saya putuskan untuk berkeliling sampai ke depan PIM," ujar Ari yang kini mengalami luka-luka akibat diamuk massa.

Sementara itu, Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi mengatakan, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait tindak kejahatannya.

"Saat kejadian itu, ada ada anggota kita yang sedang berpatroli dan langsung mengejar tersangka hingga ke rusun 26 Ilir sebelum akhirnya tertangkap," ujarnya.

Ikuti Kami di Google

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved