Ketua PNBU Sebut Tugas Ulama Mengajak Umat Kelebih Baik, Mengajak, Bukan Mencaci
Ketua PNBU Sebut Tugas Ulama Mengajak Umat Kelebih Baik, Mengajak, Bukan Mencaci
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Peran ulama dalam membangun umat sangat besar, antara lain melalui ceramah.
Karena itu, pesan-pesan yang disampaikan saat ceramah jangan sampai mengandung kebencian dan provokasi.
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud mengatakan dalam setiap ceramahnya, para ulama, mubaligh dan kiai wajib mengedepankan agar umat menjadi lebih baik seusai ajaran agama.
"Tugas kita (ulama) mengajak umat ke yang lebih baik. Mengajak bukan mencaci," kata Marsudi dalam pernyataannya yang diterima Tribun, Kamis(19/11/2020).
Marsudi menuturkan, jika para ulama berceramah dengan menebarkan pesan kebencian dan provokasi akan ada yang terluka akibat.
Karena itu, sangat tidak dianjurkan ceramah yang melukai perasaan umat.
"Karena kita kan ceramah untuk membangun umat. Bukan untuk melukai umat," tegas Marsudi.
Menurut Marsudi masih banyak ulama yang menebarkan kebaikan dari mimbar ke mimbar.
Dia meyakini ulama-ulama Nahdlatul Ulama (NU) selalu mengajak masyarakat meniru Rasulullah Muhammad SAW. Sehingga menuntun umat ke jalan yang benar.
"Kalau kiai-kiai NU sudah pada apa yang harus ditiru dan yang tidak ditiru. Karena intinya adalah membangun masyarakat. Berperilaku sesuai akhlaknya Rasulullah," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PBNU Minta Ulama Tidak Menebar Kebencian dan Provokatif Saat Ceramah, https://www.tribunnews.com/nasional/2020/11/19/pbnu-minta-ulama-tidak-menebar-kebencian-dan-provokatif-saat-ceramah?fbclid=IwAR2IANuyM9Fd6XM3yeCrQXYOyHSQtfa0tK-sSKyTOXhSIVZtS1iolq0yPEc.