Pilkada OKU Timur 2020

Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Pilkada OKU Timur 2020 Mencapai 509 Mata Pilih

Ketua KPU OKU Timur melalui Divisi Perencanaan, Program dan Data Sulistiani menyebutkan, jumlah tersebut didapat dari hasil pemeriksaan

Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Resha
Divisi Perencanaan Program dan Data KPU OKU Timur, Sulistiani 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA-Jumlah Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Pilkada OKU Timur 2020 mencapai 509 mata pilih.

Ketua KPU OKU Timur melalui Divisi Perencanaan, Program dan Data Sulistiani menyebutkan, jumlah tersebut didapat dari hasil pemeriksaan di tingkat kecamatan.

Ia memerintahkan anggotanya di tingkat kecamatan untuk melakukan pemeriksaan ulang apakah ada yang belum terakomodir.

"Total DPTb kita sementara ini 509 jiwa, 239 laki-laki dan 270 orang perempuan, dari 20 kecamatan yang ada di OKU Timur," ujarnya saat diwawancarai, Rabu (18/11/2020).

Sulistiani menyebutkan, mereka yang terdaftar di DPTb itu biasanya karena ada kendala teknis di lapangan.

Seperti masyarakat yang tidak hadir saat diadakan Coklit, masih di daerah rantauan dan lain-lain.

"Jadi saat itu kan mereka tidak ada di tempat. Sekarang kita akomodir lagi," ungkapnya.

Namun, ia mengatakan bahwa DPTb ini tidak diakumulasikan angkanya ke DPT Kabupaten OKU Timur 2020 yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, mereka yang terdaftar di DPTb itu tetap bisa melakukan pencoblosan saat 9 Desember mendatang.

"Mereka tetap bisa mencoblos, nanti kita beri undangan dan bawa e-KTP saja saat mencoblos nanti," terangnya.

Meski tak terakumulasi ke DPT, jumlah DPTb ini tidak bisa dianggap remeh.

Pasalnya, angka itu nantinya akan terkait dengan pengadaan logistik seperti sarung tangan plastik untuk pemilih dan lain-lain.

"Makanya kita ga main-main," tegasnya.

Ia melanjutkan, angka DPTb yang didapat itu masih bersifat sementara.

Artinya, masih akan terus berkembang lebih lanjut hingga hari pencoblosan.

"Regulasinya belum ada, tapi biasanya seminggu sebelum pencoblosan kita stop," jelasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved