Pilkada OKU Timur 2020

Calon Bupati OKU Timur Ruslan Sebut Tim Suksesnya Militan, Tak Dibayar Selama Mendampingi Kampanye

Jebolan Akabri tahun 1992 itu mengatakan, baik baju maupun atribut tim suksesnya semua dibuat inisiatif dari mereka sendiri

Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Resha
Calon Bupati OKU Timur nomor urut 2, Kol. Inf. (Purn) Ruslan Taimi saat menyambut masyarakat yang datang ke rumahnya, di Desa Tanjung Bulan Kabupaten OKU Timur 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA-Calon Bupati OKU Timur nomor urut 2, Kol Inf (Purn) Ruslan Taimi menyebutkan, tidak mengeluarkan uang para tim suksesnya selama bergerilya kampanye ke desa-desa.

Ruslan mengatakan, para pendukungnya bekerja dengan ikhlas dan militan.

"Boleh tanya ke tim saya, siapa saja di mana saja. Dibayar pak Ruslan berapa? Ga ada itu. Tapi semua saya akui, mereka militan," ujarnya saat disambangi di kediamannya, Minggu (15/11/2020).

Jebolan Akabri tahun 1992 itu mengatakan, baik baju maupun atribut tim suksesnya semua dibuat inisiatif dari mereka sendiri.

Semua ia akui memang benar-benar dibuat oleh pendukungnya, bukan ia yang memerintahkan.

"Sama seperti posko pemenangan kita di Simpang Martapura, itu juga ga keluar dana. Ada masyarakat sana yang datang ke saya, pak pakai saja ini untuk posko, silahkan," ungkapnya.

Maju dari jalur independen, Ruslan yang berpasangan dengan dr Herly Sunawan itu mengaku bangga didukung oleh rakyat langsung.

Hal ini menjadi motivasinya, jika terpilih nanti maka ia akan mementingkan terlebih dahulu urusan rakyat ketimbang urusan lainnya.

"Kalau demi kepentingan rakyat, jangan kasih kendor. Gas terus," tegasnya.

Sekedar data, Tim Sukses yang terdata di pihaknya berjumlah kurang lebih 1.600 orang.

Belum lagi keluarganya, relawan, hingga simpatisan dari pelosok desa.

Berangkat dari jalur independen, Ruslan yang pensiun dengan pangkat Kolonel itu lolos di jalur independen dengan mengantongi 41.560 dukungan dari total 487.124 Daftar Pemilih Tetap (DPT) tahun lalu.

Hal itu menjadikannya kandidat Calon Bupati OKU Timur di Pilkada 2020 OKU Timur, berhadapan dengan Lanosin Hamzah-Adi Nugraha Purna Yudha yang maju melalui partai politik.

Baginya, maju di Pilkada 2020 OKU Timur melalui jalur independen adalah hal yang dapat dibanggakan.

Sebab berawal dari kebiasaanya di dunia militer, menurutnya rakyat adalah penguasa mutlak dalam dunia perpolitikan.

"Karena rakyat adalah penguasanya. Jadi walaupun didukung oleh elemen lain, rakyat tetap lah penguasanya," jelasnya. (SP/ Resha)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved