Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Orangtua Curiga Putrinya Bertingkah Aneh, Ternyata Telah Dirudapaksa Kekasihnya Asal Pemulutan

Saat berada di pondokan tersebut, timbul niat jahat tersangka yang merayu korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Wawan Perdana
Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi korban rudapaksa di Ogan Ilir 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Seorang pemuda di Pemulutan, Ogan Ilir, bernama Angga Wijaya (21 tahun), dilaporkan ke pihak berwajib karena telah berbuat asusila kepada kekasihnya yang masih di bawah umur.

Polisi mengungkapkan, perbuatan asusila oleh tersangka terhadap korban berinisial PS (17 tahun), dilakukan pada 15 Februari lalu.

"Ketika itu, tersangka mengajak korban PS yang merupakan kekasihnya, jalan-jalan ke Palembang naik sepeda motor pada malam hari," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Imam Tarmudi melalui Kasat Reskrim, AKP Robi Sugara didampingi Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Ipda Avif Pinarcoyo, Selasa (10/11/2020).

Sesampainya di Palembang, tersangka dan korban mengunjungi beberapa tempat, diantaranya Pedestrian Sudirman di jalan Jenderal Sudirman dan ke Jakabaring.

Mulanya, tersangka dan korban memadu kasih layaknya anak muda pada umumnya.

Namun perbuatan asusila yang dilakukan tersangka, bermula saat ia mengajak korban singgah ke sebuah pondokan di Jalan Lingkar Selatan Pemulutan, tepatnya di Desa Babatan Saudagar.

"Korban saat diajak jalan-jalan, nurut saja karena memang keduanya pacaran," terang Robi.

Baca juga: Sebentar Lagi Menikah, Janda 2 Anak Dibunuh di Rusunawa Palembang, Kebohongan Pelaku Terbongkar

Saat berada di pondokan tersebut, timbul niat jahat tersangka yang merayu korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri.

"Tersangka mengajak berhubungan dan korban menolak. Namun tersangka memaksa dan berjanji akan bertanggung jawab jika korban hamil," ungkap Robi.

Setelah berhubungan, tersangka dan korban pulang ke rumah masing-masing pada dinihari pukul 01.30.

Menurut Robi, orang tua korban baru mengetahui putri mereka pernah disetubuhi tersangka karena tingkah laku PS yang tak biasa dan aneh.

"Pada akhirnya perbuatan yang dilakukan tersangka diketahui oleh orang tua korban dan melapor ke polisi," jelas Robi.

Setelah mendapat laporan dan memeriksa korban serta sejumlah saksi, polisi mengamankan tersangka Angga di Dusun I Desa Pemulutan, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir.

"Tersangka diamankan kemarin di kediamannya tanpa perlawanan. Tersangka diancam Pasal 81 Undang Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak. Kini tersangka sedang diperiksa lebih lanjut," kata Robi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved