Satu Keluarga Tega Hancurkan Sekolah yang Diklaim Berdiri di Atas Tanah Mereka, Kini Menyesal
Satu Keluarga Tega Hancurkan Sekolah yang Diklaim Berdiri di Atas Tanah Mereka, Kini Menyesal
TRIBUNSUMSEL.COM - Tembok sekolah yang berada di daerah Pekanbaru dihancurkan oleh satu keluarga.
Mereka mengeklaim bangunan sebuah sekolah berdiri di atas tanah milik mereka.
Akhirnya satu keluarga di Pekanbaru, Riau tersebut melakukan tindakan nekat.
Mereka merobohkan tembok Sekolah Dasar (SD) hingga menganiaya penjaga sekolah. Polisi kini menangkap dan menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Hancurkan dengan palu
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (31/10/2020).
Empat orang yang masih satu keluarga melakukan perusakan bangunan sebuah sekolah dasar dengan menggunakan palu.
Mereka adalah AL, EK, RY dan AM.
Keluarga tersebut tak terima lantaran merasa bangunan SD tersebut berdiri di atas tanah milik keluarga mereka.
"Keempat tersangka ini masih satu keluarga. Mereka secara bersama-sama merobohkan bangunan tembok SD Taruna Islam," tutur Nandang.

Aniaya penjaga sekolah, 4 orang jadi tersangka
Seorang penjaga sekolah yang menyadari tindakan mereka melarang para tersangka merobohkan tembok.
Namun, para pelaku malah menganiaya penjaga tersebut lantaran tak terima ditegur.
Perusakan bahkan berlanjut. Saat polisi mendatangi lokasi pada Rabu (4/11/2020) pagi, para pelaku masih terus merusak bangunan.
"Dan ternyata, sebelum anggota datang ke lokasi kejadian, para tersangka masih melakukan perusakan," ujar dia.