Berita Palembang
Uang Rp3 Juta dan HP Diambil Jambret, IRT di Palembang Ini Juga Masuk Rumah Sakit karena Terjatuh
Riko (27 tahun), seorang saksi yang melintas langsung membantu Ani dengan membawanya ke rumah sakit
Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Aksi jambret kembali terjadi, kali ini korbannya Ani (49 tahun), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Palembang.
Ceritanya Ani sedang mengendarai motor melintas di Fly Over Jakabaring, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Jumat (6/11/2020), sekitar pukul 15.30 WIB.
Warga Jalan A Yani, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring ini dijambret di atas fly over.
Ia bahkan sampai terjatuh dan patah kaki akibat tertimpa motor yang dikendarainya.
Riko (27 tahun), seorang saksi yang melintas langsung membantu Ani dengan membawanya ke rumah sakit.
"Pada saat kejadian saya ingin pulang ke rumah dari pasar 16 Ilir, kemudian melintas melihat korban tertimpa motornya Honda Scoopy nopol BG 3237 ACQ, saat itu juga saya bawa ke Rumah Sakit (RS) Bari Palembang," ujarnya.
Riko mengatakan, tidak melihat pada saat korban di jambret.
Baca juga: Tersangka Penembak Mata Warga Prabumulih Ditangkap, Sempat Buron Setahun
"Saya tidak begitu tahu kejadian seperti apa, pada saat itu saya melihat korban tertimpa motor dan meminta tolong," katanya.
Sementara itu, korban Ani yang ditemui di RS Bari Palembang mengaku, hendak pulang ke rumahnya dari pasar 16 Ilir untuk mengambil pesanan sajadah konsumen.
"Saat itu saya dari pasar 16 Ilir setelah mengambil pesanan sejadah acara 40 hari kematian. Namun saat di TKP dari arah belakang sebelah kiri dua pelaku langsung menarik tas berisikan uang Rp 3 juta, ponsel merek Samsung dan beberapa berkas penting milik saya," ungkapnya.
Ia menambahkan, saat kejadian ia mengendarai motor dengan kecepatan 50 Km/jam.
Baca juga: Anak Bujang Syok Lihat Ibunya Menahan Sakit Saat Ditindih Seorang Pria yang Bukan Bapaknya
Sedangkan kedua pelaku mengendarai motor dengan cepat dan penumpang belakang langsung menarik tasnya.
"Akibat pelaku menarik tas saya, saat itu juga motor saya tidak bisa dikendalikan jadi saya terjatuh di atas Flyover Jakabaring hingga motor menimpa kaki saya dan saya labgsung dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.
Ia menjelaskan akan segera membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang.
"Setelah sembuh saya akan membuat laporan polisi tapi kalau kondisi saya tidak memungkinkan mungkin suami atau anak saya yang membuat laporan polisi," tutupnya.