Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Muratara Meningkat Selama Dipimpin Bupati Syarif Hidayat
BPS mencatat IPM di Kabupaten Muratara tahun 2015 sebesar 62.32 dan naik menjadi 64.32 di tahun 2019
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus meningkat.
Terutama selama empat tahun terakhir, dimana Kabupaten Muratara dipimpin oleh Bupati Syarif Hidayat.
Pencapaian itu dinilai menjadi bukti keberhasilan Syarif Hidayat memimpin Kabupaten Muratara.
BPS mencatat IPM di Kabupaten Muratara tahun 2015 sebesar 62.32 dan naik menjadi 64.32 di tahun 2019.
Selama periode tersebut, IPM Kabupaten Muratara rata-rata tumbuh sebesar 0,89 persen per tahun.
Kenaikan itu menempatkan Muratara berada di peringkat sembilan dengan laju pertumbuhan IPM di Sumsel.
Staf Khusus Bupati Muratara Prof Fahrurrozie Sjarkowi menyebutkan, peningkatan pertumbuhan IPM di Muratara terjadi karena pembangunan infrastruktur.
Menurut dia, ada tiga indikator variabel dalam penilaian IPM di suatu daerah, yakni kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
"Ketiga indikatornya sudah terpenuhi, itulah yang menyebabkan pertumbuhan IPM di Muratara," kata Fahrurrozie, Sabtu (27/10/2020).
Rektor Universitas Musi Rawas ini menjelaskan, bidang kesehatan telah dibangun Puskesmas berstandar Kementerian Kesehatan di seluruh kecamatan.
Selain Puskesmas, juga dibangun infrastruktur penunjang yang memadai, serta pelayanan yang baik kepada masyarakat.
"Ditunjang dengan Polindes di setiap desa sehingga memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan," katanya.
Pada sektor pendidikan lanjut Fachrurrozie, sekolah-sekolah di Muratara mulai dari SD, SMP hingga SMA terus disesuaikan dengan standarnya masing-masing.
Sedangkan di sektor ekonomi, tambahnya, pembangunan jembatan-jembatan baru dalam kurun waktu empat tahun membuka isolasi banyak desa.
Hal itu membuat roda perekonomian bergerak, dimana pasar-pasar sudah dapat diakses oleh desa-desa yang sebelumnya terisolasi.
"Masyarakat Muratara harus bersyukur karena laju IPM terus meningkat, ini membuktikan bahwa program pemerintah berpihak kepada rakyat," kata Fachrurrozie.